Archive for the ‘Asal Usul’

Josef Mohr, Franz Xaver Gruber: “Stille Nacht! Heilige Nacht”

Misa Tengah Malam di Gereja Santu Nikolas desa Oberndorf, Austria pada malam Natal tahun 1818 mencatat satu peristiwa penting dalam perjalanan umat Kristiani di seluruh dunia. Pada Misa itulah lagu “Stille Nacht! Heilige Nacht” (Silient Night, Holy Night, Malam Kudus) berkumandang untuk pertama kalinya. Dengan iringan gitar Pastor Josef Mohr (1792-1848), kedua sahabat karib: Pastor Josef Mohr sendiri dan Franz Xaver Gruber (1767-1863) memperkenalkan lagu Natal baru yang nantinya menjadi lagu yang paling dikenal dalam Gereja Kristiani di seluruh dunia. Pada setiap bait dari seluruh enam bait lagu itu (syair lengkap diberikan pada akhir tulisan ini), paduan suara mengulang kedua baris terakhir dalam harmoni empat bagian. (more…)

Buku Pelajaran Sekolah Pertama di Nias

Tepat hari ini di tahun 1865, Denninger, tiba di Gunungsitoli dan memulai serangkaian tugas misi kekristenan. Adapun pelayanan misi ini semula merupakan inisiatifnya pribadi setelah dia dan keluarganya harus meninggalkan Borneo, karena perang suku sedang terjadi di sana.
(more…)

Hari Kasih Sayang (Valentine’s Day)

Hari Kasih Sayang (Valentine’s Day) ternyata sudah sangat “dikenal” di Indonesia. Setiap atau menjelang tanggal 14 Februari setiap tahun, orang-orang mengirim (menerima) “tanda” kasih sayang kepada (dari) orang-orang yang “disayanginya”: email kasih sayang, kartu kasih sayang, bunga kasih sayang, sms kasih sayang, pesan kasih sayang lewat chat, dan berbagai lambang dan tanda kasih sayang lainnya. (more…)

Ya’ahowu Wanunu Fandru

E. Halawa*

Kita baru saja merayakan Natal dan sejak masa Adven hingga beberapa hari sesudah hari Natal kita masih akan terus mengirim atau menerima ucapan selamat Natal ke atau dari teman atau keluarga kita. (more…)