Saudara/i Seiman di manapun berada, Salam Sejahtera Dalam Kasih Yesus Kristus, Dalam suasana kehidupan bermasyarakat yang penuh tantangan saat ini, dengan penuh sukacita umat... »
Artikel
Memaknai Imlek dalam Kehidupan Bernegara
Oleh: Drs. Firman Harefa, S.Pd* Pada 26 Januari 2009, masyarakat Tionghoa menyambut sekaligus merayakan Tahun Baru Imlek 2560. Layaknya tahun baru, Imlek kini juga dirayakan seperti Natal dan Idul Fitri atau hari-hari besar lainnya. Secara terbuka dan meriah tentunya. »
Pernikahan Dini dan Tuntutan Revisi UU Perkawinan
Oleh Ahmad Sofian, MA Dan Misran Lubis* Ketika PKPA melakukan sebuah penelitian tentang kekerasan terhadap perempuan dan pernikahan dini di Kabupaten Nias awal tahun 2008 yang kemudian menginspirasi PKPA untuk membuat sebuah film dokudrama sebagai bentuk media sosialisasi, muncul pertanyaan berkali-kali dari berbagai pihak tentang kebenaran fakta dalam cerita film itu. Sejujurnya fakta itu... »
Belajar dari Kreativitas Bupati ”Pengemis”
Oleh: Drs. Firman Harefa, S.Pd* Termasuklah saya, walau sebagai orang Nias di perantauan, saya tetap selalu memantau perkembangan dan kemajuan apa yang sedang dan telah terjadi di Tano Niha yang kita cintai. Mimpi saya tak muluk, barangkali ini juga mimpi banuada fefu semua. Apalagi kini setelah ada lima daerah otonom yang akan membangun Nias... »
Menuju Nias Sejahtera, Mandiri dan Bermartabat
Oleh: Drs. Firman Harefa, S.Pd* Tulisan ini merupakan lanjutan tulisan saya sebelumnya yang berjudul ”Majulah Pulau Nias”. Optimisme saya bukan semata euforia menyambut pemekaran sekaligus tiga daerah otonom di Pulau Nias. Memang itu membanggakan karena sejarah pemekaran pertama yang pernah terjadi di Republik ini. »
Review 2008 dan View 2009
Oleh: Barugamuri Dachi, SE., Ak.* Memasuki pertengahan semester pertama tahun 2008, dunia dikejutkan dengan kasus “Suprime Mortgage” yaitu kredit macet sektor perumahan Amerika Serikat (AS) yang diperkirakan mencapai kisaran 350-600 miliar dollar. »
Mengelola Kebebasan – Bagian Penutup
Oleh Mathias J. Daeli Setelah DPR menyetujui pemekaran Kabupaten Nias, strategi dan taktik perjuangan bukan lagi untuk mendapatkan otonomi melainkan bagaimana melaksanakannya. Bagaimana Ono Niha menanggapi permasalahan-permasalahan yang timbul dari pemekaran itu ? Apa yang harus dilakukan ? Bagaimana Ono Niha memanfaatkan otonomi dengan sebaik-baiknya untuk mengejar ketertinggalan pembangunannya ? Kalau ditanya kepada saya... »
Mengelola Kebebasan – Bagian 3
x`Oleh: Mathias J. Daeli III. Tekad Berdasar Kesadaran Pada bagian II kita telah mengetahui gambaran cita-cita berdasar kesadaran. Konsekwensi logis dari pengetahuan itu “tekad” untuk merai yang dicita-citakan itu, juga harus berdasar kesadaran. Umum memahami “tekad” memiliki pengertian sebagai sikap yang kokoh, kebulatan hati, untuk berbuat meraih yang diinginkan. Dalam kehidupan sehari-hari, ada tekad... »
Mengelola Kebebasan – Bagian 2
Oleh Mathias J. Daeli II. Otonomi Jembatan Cita-Cita Pada dasarnya hidup dan nasib manusia tergantung kepada apa yang dilakukannya sendiri, yaitu kemampuan untuk memilih dan mengolah kemungkinan yang terdapat di dunia ini. Oleh karena itu, tidak ada seorang, kelompok, golongan yang mau dijajah atau ditindas oleh siapapun dan oleh golongan mana pun. »
Mengelola Kebebasan – Tantangan Bagi Masyarakat Ono Niha
Oleh Mathias J. Daeli I. Pengantar Dua bulan yang lalu, tepatnya dalam Sidang Paripurna DPR tanggal 29 Oktober 2008 yang lalu Kabupaten Nias berdasarkan UU N0. 22 Tahun 1999 dimekarkan menjadi 4 (empat) daerah: Kabupaten Nias (induk), Kabupaten Nias Barat, Kabupaten Nias Utara, dan Kota Gunung Sitoli. Dari peristiwa politik dan hukum ini, bagi... »
Refleksi Perlindungan Anak Korban Kekerasan-2008
*Trafiking masih mendominasi kasus anak di sumut *Di Pulau Nias Laporan Kasus Anak Meningkat Oleh: Misran Lubis – Area Manajer PKPA Nias Secara kuantitas maupun kualitas kasus kekerasan terhadap anak di Sumatera Utara masih tinggi. Terutama kasus trafiking, masih mendominasi jumlah kasus secara umum, data monitoring media yang dilakukan oleh PKPA mencatat 122 kasus... »
Kiamatkah Nias Pasca BRR?
Oleh: Drs. Firman Harefa, S.Pd* Seminar Nasional Kesinambungan Percepatan Rekonstruksi Nias Pasca BRR tanggal 6 Desember 2008 itu seolah memunculkan cemas dan bimbang bagi sebagian pihak. Ditaja oleh DPP Himpunan Masyarakat Nias Indonesia (HIMNI), ruangan Grand Menza Jakarta dipenuhi tokoh masyarakat dari berbagai kalangan. Antaranya, Kepala Bappenas, Paskah Suzetta, Letjen TNI (purn) DR. TB... »
The Christ, The Christmas & The Crisis
Sebuah Perenungan Oleh Etis Nehe Krisis ini diembeli dengan kata sifat global. Artinya, mendunia, dimana-mana, dan tak terhindarkan, semua terdampak. Respons yang diberikan bermacam-macam. Ada yang ‘menggampangkan’, juga ada yang mengesankannya seolah kiamat sudah di depan mata. »
Jeritan Perempuan pada Malam Natal
Oleh Josef Purnama Widyatmadja* Bersama krisis keuangan global, yang makin terasa, kita memasuki Natal 2008 dan tahun baru 2009. Politik mengencangkan ikat pinggang mulai dilakukan oleh para ibu rumah tangga yang berpenghasilan pas-pasan. Kelangkaan minyak tanah, gas (elpiji), dan pupuk makin memperparah penderitaan kaum perempuan yang hidupnya sudah kempas-kempis. »
Utang Dibayar Setelah 40 Tahun
VIVAnews – Utang itu harus dibayar, berapapun nilainya. Mungkin itu falsafah hidup yang dianut Gary Fenton warga Australia yang menetap di Sydney. Karena itu, meski telah hampir 40 tahun berlalu utang sebesar 5 poundsterling atau sekitar 85 ribu rupiah, tetap dibayarnya. »
Wawancara dengan Mr. Raoul de Torcy, CFO UNICEF Nias
Selama Tahun 2008, UNICEF Nias secara berkala mengirimkan berita kegiatannya di Nias kepada Nias Online yang dapat diakses dalam topik Rekonstruksi. Untuk mendapat informasi yang lebih lengkap tentang program-program UNICEF di Nias, Redaksi Nias Online mewawancarai Mr. Raoul de Torcy Chief Fincancial Officer (CFO) UNICEF Nias. Berikut ini adalah hasil wawancara tertulis yang diterjemahkan... »