Saudara/i Seiman di manapun berada, Salam Sejahtera Dalam Kasih Yesus Kristus, Dalam suasana kehidupan bermasyarakat yang penuh tantangan saat ini, dengan penuh sukacita umat... »
Artikel Umum
Selayang Pandang “HIDUP”
1. PAHLAWAN DALAM DIRI KITA Seorang pahlawan menganggap entah kawannya entah lawannya sebagai pelawan lain. Orang yang menghindari pergumulan seseorang pahlawan atau enggan bertanding dengan dia bukanlah seorang pahlawan. Orang yang betul-betul kuat tidak akan mau memboroskan tenaganya hanya untuk hal-hal yang remeh dan sepele saja. Ia insyaf bahwa orang-orang yang kecil dan tugas-tugas... »
Globalisasi, Nasionalisme, Khilafahisme
Oleh: Christianto Wibisono Agenda 62 tahun Proklamasi disibukkan dengan tamu PM Jepang, Shinzo Abe, rekaman telepon Pollycarpus-Indra Setiawan, isu calon independen, Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) menyelenggarakan Konferensi Khilafah Internasional, serta polemik soal uang ganti rugi di kejaksaan. Azyumardi Azra dan Muhamad Ismail Yusanto terlibat dalam polemik di Kompas (18/8) dan (25/8) tentang wacana khilafah. »
Makna Kemerdekaan Bagi Mahasiswa Indonesia di Kota Karlsruhe, Jerman dan Harapannya Dalam Rangka Memperingati Kemerdekaan R.I. ke-62
Oleh Restu Jaya Duha Pada hari ini 17 Agustus, 62 tahun lalu bangsa Indonesia menyatakan kemerdekaannya. Makna kemerdekaan bagi bangsa Indonesia yaitu terbebasnya bangsa Indonesia dari penjajahan Belanda dan Jepang selama lebih dari 350 tahun. Makna kemerdekaan bagi setiap orang tentulah juga berbeda-beda. Merdeka berarti bebas, bebas dari penjajahan, perhambaan, perbudakan, penyiksaan, dll. Setelah... »
Memaknai 62 Tahun Kemerdekaan Indonesia: Suatu Refleksi Bagi Masyarakat Nias
Oleh Postinus Gulö* Enam puluh dua tahun Indonesia telah meraih kemerdekaan. Umur selama itu merupakan umur yang panjang bagi negara Indonesia. Tahun-tahun itu kita lalui penuh liku, suka-duka. Oleh karena itu, patutlah kita bersyukur seraya berefleksi: sejauh mana kita telah merayakan kemerdekaan? Sejauh mana kita telah menyadari bahwa kita adalah orang-orang merdeka? Dan sejauh... »
Pemekaran Wilayah Kepulauan Nias Berbasis Öri
Oleh: Noniawati Telaumbanua dan Restu Jaya Duha Tema Pemekaran Wilayah Kepulauan Nias Berbasis Öri ini dituliskan sebagai tanggapan atas diskusi Bapak/Ibu pada artikel sebelumnya dengan judul Öri Sebuah Refleksi Budaya Nias. »
Hak Paten Atas DNA Milik Siapa ?
Oleh: M. J. Daeli Kesediaan Prof.Dr.med. Ingo Kennerknecht untuk wawancara dengan Redaksi Situs Yaahowu patut disambut gembira dan dihargai. Memang penelitian yang dilakukan oleh Prof.Dr.med. Ingo Kennerknecht “dalam upaya menelusuri asal usul orang Nias dan penyebarannya berdasarkan penelitian genotip (penelitian sampel DNA atau deoxiribonucleic acid ) dan penyelidikan penyakit cacat fisik bawaan”, masih mengandung... »
Makna Sapaan “Ya’ahowu” bagi Ono Niha
Oleh M.J. Daeli Pertama-tama menyampaikan “Selamat Bekerja dan Berjuang”. Surat saya ini adalah untuk menyampaikan koreksi atas hasil Transkripsi Pesan Natal Presiden Republik Indonesia Pada Acara Perayaan Natal Bersama Masyarakat Nias, 25 Desember 2005, khususnya yang terkait dengan kekeliruan penulisan ucapan Salam “Yahobu” yang seharusnya “Ya’ahowu”. »
Kepemimpinan, Keberanian, dan Perubahan
Oleh: Rhenald Kasali Tuhan memberikan kekuatan untuk menerima yang tidak bisa kita ubah. Keberanian untuk mengubah yang memungkinkan. Dan kebijaksanaan untuk memahami perbedaan keduanya. »
Kolom Agama dalam KTP
Oleh Rumadi* Sekelompok aktivis yang tergabung dalam National Integration Movement (NIM), beberapa waktu lalu membuat pernyataan tentang perlunya menghapus kolom agama dalam kartu tanda penduduk (KTP). Alasan mereka, itu dapat menimbulkan praktik diskriminasi dan berpotensi menimbulkan perpecahan. »
Sekilas Blue Print Pembangunan Nias
Oleh: M. J. Daeli Ketika membuka Nias Islands Stakeholder Meeting (NISM) ke-3 di Jakarta, Kamis 8 Maret 2007 Kepala Bappenas Paskah Suzetta menegaskan bahwa blue print yang tertuang dalam Inpres No.30/2005 belum sepenuhnya mengakomodir kepentingan masyarakat Nias. Karena itu harus dipresiapkan master plan khusus untuk Nias agar Nias dapat dibangun kembali menjadi lebih baik... »
Sistem Adat Perkawinan Nias: Salah Satu Penyebab Kemiskinan Masyarakat Nias?
Oleh Postinus Gulö Pengantar Böwö adalah sebutan mahar dalam sistem adat perkawinan di Nias. Tetapi Böwö ini telah melahirkan problem baru yang tidak selalu disadari oleh masyarakat Nias sendiri. Keganjilan penerapan Böwö ini juga dirasakan oleh mereka yang pernah tinggal (berkunjung) di Pulau Nias. Dan tidak heran jika kebanyakan orang dari luar Nias yang... »
Öri Sebuah Refleksi Budaya Nias
Oleh: Restu Jaya Duha . Yth Bapak/Ibu Pemerhati Saya senang sekali dan mengucapkan terima kasih atas tanggapannya pada artikel “Tahap Tahap Pembentukan Propinsi Tanö Niha”, alangkah saya sangat tertarik membaca tulisan dan uraiannya, sangat... »
Mengurai Lingkaran Setan Kemiskinan di Nias
*Suatu refleksi pribadi Oleh: A. WAruwu I. Apa itu Kemiskinan? Kata kemiskinan sendiri merupakan bentukan kata dasar miskin. Menurut WJS Poerwadaminta (Kamus Besar Bahasa Indonesia) miskin artinya tidak berharta benda; serba kurang. Jadi, kemiskinan adalah perihal kemelaratan, kepapaan, perihal miskin. »
Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Nias Melalui Sektor Keuangan Mikro dan UKM Center yang Berkesinambungan
Oleh: Maharani Pande & Agus Paterson Sarumaha Dua tahun telah berlalu semenjak terjadinya gempa Nias yang begitu dahsyat serta melumpuhkan seluruh sendi kehidupan masyarakat Nias. Segala daya upaya telah dilakukan oleh berbagai pihak demi terwujudnya rekonstruksi dan rehabilitasi sarana dan prasarana kehidupan masyarakat. Namun demikian, rekonstruksi dan rehabilitasi tersebut hanya berfokus pada pembangunan fisik,... »
Kenangan Indah dan Harapan Untuk Bumi Manusia
5 Juli 2006, bersama 19 kawan saya dalam tim KKN WAJAR 9 tahun UNY tiba di Nias. Saya bayangkan Nias seperti Pedalaman Kalimantan. Nyatanya Nias tidak se-udik yang saya bayangkan. Nias sudah mengalami modernisasi. Produk coca cola sudah ada di pulau yang katanya terpencil ini. Gempa telah luluh lantakan Nias. Kerusakan kecil saya lihat... »