<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Nias Online &#187; Rasionalitas</title>
	<atom:link href="http://niasonline.net/category/artikel/artikel-rasio/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://niasonline.net</link>
	<description>A website of Nias people, culture and current affairs</description>
	<lastBuildDate>Tue, 07 Sep 2010 10:09:43 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.0.1</generator>
		<item>
		<title>Anand Krishna di Mata Seorang Muridnya</title>
		<link>http://niasonline.net/2010/03/16/anand-krishna-di-mata-seorang-muridnya/</link>
		<comments>http://niasonline.net/2010/03/16/anand-krishna-di-mata-seorang-muridnya/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 16 Mar 2010 05:20:38 +0000</pubDate>
		<dc:creator>borokoa</dc:creator>
				<category><![CDATA[Rasionalitas]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://niasonline.net/?p=4973</guid>
		<description><![CDATA[E. Halawa* Seperti apa sebenarnya sosok Anand Krishna dalam pandangan seorang muridnya ? Dalam situs Anand Krisna (www.anandkrishna.org) ada sebuah tulisan berjudul Kenapa Kami Mencintaimu Bapak? tulisan seorang pengikut meditasi Anand Krishna untuk coba memaparkan alasan mengapa ia begitu “mencintai bapak”. Mari kita simak: “Kenapa kami mencintai bapak ?, jawabanya karena memang bapak pantas untuk [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://niasonline.net/2010/03/16/anand-krishna-di-mata-seorang-muridnya/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Anand Krishna dan Irasionalitas*</title>
		<link>http://niasonline.net/2010/02/22/anand-krishna-dan-irasionalitas/</link>
		<comments>http://niasonline.net/2010/02/22/anand-krishna-dan-irasionalitas/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 21 Feb 2010 20:00:21 +0000</pubDate>
		<dc:creator>nias</dc:creator>
				<category><![CDATA[Rasionalitas]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://niasonline.net/?p=4888</guid>
		<description><![CDATA[E. Halawa** Pengantar: Daya irasional sangat provokatif. Ketika membaca tulisan ini barangkali Anda menjadi antipati secara berlebihan kepada saya (penulis) karena Anda tidak dapat menerima paparan saya pada artikel ini. Atau sebaliknya, Anda sangat simpatik kepada paparan saya dan menjadi sangat antipati pada Anand Krishna. Sikap ektrim itu (antipati yang berlebihan) hendaknya disadari bisa dan [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://niasonline.net/2010/02/22/anand-krishna-dan-irasionalitas/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Bisnis 5 Milyar, Bukan Bisnis Kita</title>
		<link>http://niasonline.net/2009/07/20/bisnis-5-milyar-bukan-bisnis-kita/</link>
		<comments>http://niasonline.net/2009/07/20/bisnis-5-milyar-bukan-bisnis-kita/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 20 Jul 2009 01:39:40 +0000</pubDate>
		<dc:creator>nias</dc:creator>
				<category><![CDATA[Rasionalitas]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://niasonline.net/?p=4411</guid>
		<description><![CDATA[Berkali-kali Nias Online menerima imel dari orang-orang yang memperkenalkan bisnis di internet: Bisnis 5 Milyar. Dengan ikut bisnis ini, konon, Anda bisa mendapatkan keuntungan finansial yang lumayan, bisa sampai 5 milyar atau bahkan lebih. Berikut adalah penggalan beberapa kalimat dari imel yang diterima Nias Online (catatan: nama pengirim disamarkan). Kenalkan saya A, mahasiswi salah satu [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://niasonline.net/2009/07/20/bisnis-5-milyar-bukan-bisnis-kita/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>11</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Irasionalitas Mantra</title>
		<link>http://niasonline.net/2007/10/31/irasionalitas-mantra/</link>
		<comments>http://niasonline.net/2007/10/31/irasionalitas-mantra/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 30 Oct 2007 23:30:42 +0000</pubDate>
		<dc:creator>nias</dc:creator>
				<category><![CDATA[Rasionalitas]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://niasonline.net/2007/10/31/irasionalitas-mantra/</guid>
		<description><![CDATA[Mantra adalah ucapan berdaya magis yang diucapkan ketika menginginkan sesuatu melalui bantuan daya-daya irasional. Mantra bisa muncul dalam bahasa apa saja, dalam bentuk rentetan kata-kata yang tidak harus dimengerti oleh pengguna atau pengucap. Yang utama dari sebuah mantra ialah: irasionalitasnya. Irasionalitas mantra muncul dalam beberapa bentuk, antara lain: (1) “pemaksaan” permintaan si pengucap kepada sumber [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://niasonline.net/2007/10/31/irasionalitas-mantra/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Rasionalitas vs. Irasionalitas</title>
		<link>http://niasonline.net/2007/10/02/rasionalitas-vs-irasionalitas/</link>
		<comments>http://niasonline.net/2007/10/02/rasionalitas-vs-irasionalitas/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 02 Oct 2007 03:12:14 +0000</pubDate>
		<dc:creator>nias</dc:creator>
				<category><![CDATA[Rasionalitas]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://niasonline.net/2007/10/02/rasionalitas-vs-irasionalitas/</guid>
		<description><![CDATA[Berbagai kalangan memahami rasionalitas dari sudut pandang atau pemahaman yang berbeda-beda. Rasionalitas tidak jarang dipertentangkan dengan kepercayaan kepada Allah – seakan-akan orang yang tergolong rasional serta merta dianggap jauh dari hal-hal rohani atau religiusitas. Rasionalitas tidak jarang dikaitkan dengan ‘kesombongan’ manusia, bukti dari ‘ketidak-tahudiri-an’ manusia akan kodratnya. Sebaliknya, istilah irasionalitas semakin ditafsirkan sebagai sesuatu yang [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://niasonline.net/2007/10/02/rasionalitas-vs-irasionalitas/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Doraemon dan Nobita Masa Kini</title>
		<link>http://niasonline.net/2007/09/24/doraemon-dan-nobita-masa-kini/</link>
		<comments>http://niasonline.net/2007/09/24/doraemon-dan-nobita-masa-kini/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 24 Sep 2007 03:19:24 +0000</pubDate>
		<dc:creator>nias</dc:creator>
				<category><![CDATA[Rasionalitas]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://niasonline.net/2007/09/24/doraemon-dan-nobita-masa-kini/</guid>
		<description><![CDATA[Komik Doraemon ciptaan Fujio F. Fujiko tidak saja digemari oleh anak-anak, yang menjadi target utama komik tersebut, tetapi juga orang-orang yang lebih dewasa: anak-anak SMP, SMA, mahasiswa, bahkan orang-orang tua. Doraemon adalah kucing robot abad ke 22 yang menjadi teman setia Nobita yang (1) bodoh, dan (2) pemalas, tetapi (3) berambisi besar. Doraemenon adalah kucing [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://niasonline.net/2007/09/24/doraemon-dan-nobita-masa-kini/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kegiatan Berpikir &#8230;</title>
		<link>http://niasonline.net/2007/09/12/kegiatan-berpikir/</link>
		<comments>http://niasonline.net/2007/09/12/kegiatan-berpikir/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 11 Sep 2007 23:00:03 +0000</pubDate>
		<dc:creator>nias</dc:creator>
				<category><![CDATA[Rasionalitas]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://niasonline.net/2007/09/12/kegiatan-berpikir/</guid>
		<description><![CDATA[Jenk Iskhan, salah seorang peserta diskusi tentang &#8220;irasionalitas&#8221; menyajikan jenis-jenis kegiatan berpikir: melamun (yang tak sistematis), intuitif, empiris, rasional, dan ilmiah sistematis. Menurut pengalaman saya pribadi, pengelompokan macam itu hanya teoritis, di atas kertas. Dalam keseharian kita, kita tidak bisa secara tegas mengklasifikasikan masuk dalam kategori mana &#8220;kegiatan berpikir&#8221; kita ketika kita sedang &#8220;menghadapi&#8221; sesuatu. [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://niasonline.net/2007/09/12/kegiatan-berpikir/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Bisnis Jangkrik &#8230; dan &#8220;Persepsi Baru&#8221;</title>
		<link>http://niasonline.net/2007/07/25/bisnis-jangkrik-dan-persepsi-baru/</link>
		<comments>http://niasonline.net/2007/07/25/bisnis-jangkrik-dan-persepsi-baru/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 25 Jul 2007 03:33:16 +0000</pubDate>
		<dc:creator>nias</dc:creator>
				<category><![CDATA[Rasionalitas]]></category>
		<category><![CDATA[Bisnis Jangkrik; Persepsi Baru]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://niasonline.net/2007/07/25/bisnis-bangkok-dan-persepsi-baru/</guid>
		<description><![CDATA[Seekor jangkrik bertengger di atas selember daun pisang kering. Di atas kepala jangkrik tertera sebuah tulisan:Bisnis Jangkrik &#8211; Bisnis di Masa Krisis. Gambar dan tulisan tersebut terpampang di halaman depan sebuah tabloid terbitan kota tempat saya tinggal. Gambar seekor jangkrik yang diperbesar dengan tulisan pendek tipe khas iklan masa krisis tentu saja menarik perhatian saya. [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://niasonline.net/2007/07/25/bisnis-jangkrik-dan-persepsi-baru/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>36</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Ciri-Ciri Pemilik Daya Irasional</title>
		<link>http://niasonline.net/2007/06/27/ciri-ciri-pemilik-daya-irasional/</link>
		<comments>http://niasonline.net/2007/06/27/ciri-ciri-pemilik-daya-irasional/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 26 Jun 2007 23:30:24 +0000</pubDate>
		<dc:creator>nias</dc:creator>
				<category><![CDATA[Rasionalitas]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://niasonline.net/2007/06/27/ciri-ciri-pemilik-daya-irasional/</guid>
		<description><![CDATA[Pengetahuan kita akan ciri-ciri orang yang memiliki daya irasional akan menjadi modal utama kita untuk menghadapinya. Berikut adalah beberapa ciri orang pemilik daya hasil pengamatan langsung / tak langsung penulis terhadap sejumlah kasus. Wajah berbinar-binar, kelihatan lebih tampan (pria), lebih cantik atau manis (perempuan) dan lebih menarik, wajah lebih ‘penuh’, tiada tanda-tanda kekurusan, tiada segi-segi [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://niasonline.net/2007/06/27/ciri-ciri-pemilik-daya-irasional/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Tenga, Tenga Da&#8217;ö</title>
		<link>http://niasonline.net/2007/06/13/tenga-tenga-dao/</link>
		<comments>http://niasonline.net/2007/06/13/tenga-tenga-dao/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 12 Jun 2007 23:30:49 +0000</pubDate>
		<dc:creator>nias</dc:creator>
				<category><![CDATA[Rasionalitas]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://niasonline.net/2007/06/13/tenga-tenga-dao/</guid>
		<description><![CDATA[Kata-kata dalam judul di atas adalah bahasa Nias, yang artinya: BUKAN, BUKAN ITU. Saya tertarik pada makna kata-kata itu dalam upaya mencoba memahami istilah “suprarasional” atau “supranatural” Thomas Aquinas yang disinggung dalam artikel “Dilema Usaha Manusia Rasional” di Situs Ya’ahowu ini. Sedikit cerita pengalaman saya peribadi seperti berikut. Ketika saya berumur (sekitar) 6 tahun. Saya [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://niasonline.net/2007/06/13/tenga-tenga-dao/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Tiga Dunia Manusia</title>
		<link>http://niasonline.net/2007/05/30/tiga-dunia-manusia/</link>
		<comments>http://niasonline.net/2007/05/30/tiga-dunia-manusia/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 30 May 2007 12:14:48 +0000</pubDate>
		<dc:creator>nias</dc:creator>
				<category><![CDATA[Rasionalitas]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://niasonline.net/2007/05/30/tiga-dunia-manusia/</guid>
		<description><![CDATA[Menurut Thomas Aquinas, sebagaimana ditulis Bapak M.J. Daeli dalam tulisannya berjudul &#8220;Dilema Usaha Manusia Rasional&#8220;, kepercayaan mengenai kebenaran religius bersifat suprarasional dan supernatural, namun tak bisa disebut irasional. Saya pribadi tidak bisa menerima sepenuhnya pernyataan Thomas Aquinas ini. Kepercayaan orang Israel akan &#8220;lembu emas&#8221; ketika mereka meninggalkan Yahwe merupakan salah satu contoh dari irasionalitas. Mengapa [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://niasonline.net/2007/05/30/tiga-dunia-manusia/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Selamat Tinggal Rasionalitas!</title>
		<link>http://niasonline.net/2007/05/27/selamat-tinggal-rasionalitas/</link>
		<comments>http://niasonline.net/2007/05/27/selamat-tinggal-rasionalitas/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 27 May 2007 06:08:50 +0000</pubDate>
		<dc:creator>nias</dc:creator>
				<category><![CDATA[Rasionalitas]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://niasonline.net/2007/05/27/selamat-tinggal-rasionalitas/</guid>
		<description><![CDATA[Catatan: Tulisan berikut ditemukan Redaksi secara kebetulan di internet, dan sudah berumur 5 tahun (ditayangkan di Suara Pembaruan tahun 2002), namun masih cukup relevan. Oleh Benny Susetyo Pr Belakangan ini masyarakat bawah terjangkiti demam sebuah lagu dangdut yang mengupas peran Mbah Dukun untuk meluluskan cinta seorang pemuda, melalui jampi-jampi dan kekuatan alam gaib. Pada saat [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://niasonline.net/2007/05/27/selamat-tinggal-rasionalitas/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Dilema Usaha Manusia Rasional</title>
		<link>http://niasonline.net/2007/05/14/dilema-usaha-manusia-rasional/</link>
		<comments>http://niasonline.net/2007/05/14/dilema-usaha-manusia-rasional/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 14 May 2007 00:45:23 +0000</pubDate>
		<dc:creator>nias</dc:creator>
				<category><![CDATA[Rasionalitas]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://niasonline.net/2007/05/14/dilema-usaha-manusia-rasional/</guid>
		<description><![CDATA[Catatan Redaksi: Diskusi tentang (i)rasionalitas di Situs Yaahowu ternyata tidak luput dari perhatian Bapak M. J. Daeli, yang sering mengisi Situs Yaahowu dengan tulisan-tulisannya. Semoga tulisan Bapak M.J. Daeli berikut ini memancing para penulis lain untuk mengirim tulisan untuk menyemarakkan diskusi ini. (Redaksi). Oleh M. J. Daeli Apa itu kebenaran Sungguh menarik dan menggugah, Situs [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://niasonline.net/2007/05/14/dilema-usaha-manusia-rasional/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>11</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Dentuman Dahsyat Itu</title>
		<link>http://niasonline.net/2007/04/30/dentuman-dahsyat-itu/</link>
		<comments>http://niasonline.net/2007/04/30/dentuman-dahsyat-itu/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 30 Apr 2007 05:30:20 +0000</pubDate>
		<dc:creator>nias</dc:creator>
				<category><![CDATA[Rasionalitas]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://niasonline.net/2007/04/30/dentuman-dahsyat-itu/</guid>
		<description><![CDATA[*Tanggapan Atas Tulisan Bung Ollyanus Yarman Zb: &#8220;Irasionalitas – Dentuman Kesalahkaprahan&#8221; Untuk memahami “irasiolitas”, Bung Yarman mengajukan dua kerangka: (1) kerangka berpikir dan (2) distansi. Pada kerangka pertama (cara berpikir), Bung Yarman mengingatkan agar hati-hati menggunakan frame karena “kerap menutup segala kemungkinan yang ada”. Bagi saya, kerangka berpikir justru mematok masalah yang saya hadapi. Dalam [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://niasonline.net/2007/04/30/dentuman-dahsyat-itu/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Irasional: Dentuman Kesalahkaprahan</title>
		<link>http://niasonline.net/2007/04/30/irasional-dentuman-kesalahkaprahan/</link>
		<comments>http://niasonline.net/2007/04/30/irasional-dentuman-kesalahkaprahan/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 29 Apr 2007 23:30:30 +0000</pubDate>
		<dc:creator>nias</dc:creator>
				<category><![CDATA[Rasionalitas]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://niasonline.net/2007/04/30/irasional-dentuman-kesalahkaprahan/</guid>
		<description><![CDATA[*Tanggapan atas Tulisan Pak E. Halawa: “Irasionalitas yang Selalu Mengikuti Gerak Kita” Oleh: Ollyanus Yarman Zb Pengantar Saya merasa begitu senang saat Pak E. Halawa menguraikan lebih banyak lagi tentang irasionalitas dalam tulisan terakhirnya ”Irasionalitas yang selalu mengikuti gerak kita”. Tulisan saya berikut ini juga merupakan sejumlah keraguan atas banyak hal tentang irasionalitas terlebih merujuk [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://niasonline.net/2007/04/30/irasional-dentuman-kesalahkaprahan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>34</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
