Oleh: Agustinus Sihura, S.Pd., M.S*

Lagun-1Pantai lagundri adalah salah satu obyek wisata di pulau Nias yang terletak di wilayah Kabupaten Nias Selatan, yang berlokasi di Desa Lagundri-Kecamatan Luahagundre Maniamolo. Pantai Lagundri tersohor sebagai lokasi selancar di samping memiliki landskap panorama yang indah. Sebagai lokasi surfing, pantai ini sudah banyak dikunjungi oleh peselancar lokal dan nasional bahkan peselancar internasional. Pantai ini juga banyak dikunjungi oleh pecinta panorama pantai dan orang-orang yang suka berekreasi.

Lagun-2Beberapa tahun terakhir, keindahan pantai ini mulai terkikis karena penambangan pasir yang dilakukan oleh oknum-oknum yang tidak peduli dengan pelestarian lingkungan, oknum-oknum yang tidak menyadari kekayaan pantai Lagundri, dan masyarakat yang tidak mengetahui bahwa Lagundri adalah Harta Wisata bagi generasi masa depan dan masyarakat Nias Selatan. Kegiatan penambangan pasir yang sudah lama dilakukan dan tak kunjung dihentikan mengakibatkan kerusakan besar di sekitar pantai dan akibat pasir yang tergerus ombak nyaris menghancurkan beberapa penginapan milik warga yang ada di sekitar pantai. Di samping itu, akibat penambangan pasir ini, pohon-pohon kelapa yang ada di sekitar pantai juga tumbang dalam jumlah yang begitu banyak.

Lagun-3Penambangan pasir yang berskala besar di Pantai Lagundri ini sepertinya tidak menjadi perhatian stakeholder dan LSM dalam bidang pariwisata. Sungguh disayangkan apabila keindahan Pantai Lagundri tidak dapat lagi dinikmati dan dirasakan oleh Generasi masyarakat Nias Selatan dan sungguh memprihatinkan apabila Pantai Lagundri hanya tinggal menjadi cerita bagi generasi penerus. Stakeholder dan LSM dalam bidang pariwisata seharusnya turun tangan untuk melakukan tidakan yang bersifat pecegahan (preventive) dan penanggulangan terhadap kerusakan pantai Lagundri.

Lagun-4Kegiatan-kegiatan penambangan pasir yang masih dilakukan hingga saat ini seharusnya dihentikan. Tetapi, oknum-oknum yang keras kepala belum puas melihat kerusakan yang sudah terjadi di pantai Lagundri. Padahal, dampak dari penambangan ini sudah jelas terlihat. Ditambah dengan kurangnya perhatian dan tindakan nyata para stakeholder. Mau dijadikan apa surga Pariwisata ini?

Melalui tulisan ini, penulis mengajak perhatian masyarakat khusuya oknum-oknum penambang pasir di sekitar pantai Lagundri untuk menghentikan kegiatan penambangan agar tidak terjadinya kerusakan pantai yang semakin fatal, meminta perhatian stakeholder dan LSM untuk memberi perhatian dalam menanggulanggi kerusakan pantai Lagundri, dan mengharapkan keterlibatan masyarakat intelek untuk memberikan sosialisasi dan pemahaman kepada masyarakat sekitar. Karena jika tidak, Pantai Lagundri, Pantai Karunia Tuhan akan lenyap dalam waktu yang tidak akan lama lagi dan hanya aka menjadi malapetaka terhadap alam kita.

* Penulis adalah seorang guru / fasilitator.

Facebook Comments