Poster larangan merokok di beiing | http://www.hindustantimes.com

Poster larangan merokok di beiing | http://www.hindustantimes.com

Beijing – Mulai hari ini, 1 Juni 2015, Beijing akan menerapkan aturan keras di mana merokok dilarang di ruang-ruang internal tempat berkumpul publik, ruang kerja dan tempat-tempat umum seperti sekolah, rumah-rumah sakit dan tempat-tempat turis.

Larangan juga dikenakan untuk iklan yang berkaitan dengan tembakau di berbagai media seperti radio, film, televisi, penyedia layanan telepon genggam dan perusahaan-perusahaan inetrnet.

Poster-poster anti rokok seperti terlihat dalam gambar telah dipasang di berbagai lokasi di kota Beijing terutama di restoran, bar, stasiun-statiun bus dan kereta api, dan tempat-tempat umum lain seperti bandar udara. Menindaklanjuti aturan baru yang keras ini, 3 ruang merokok di tiga terminal di bandara Beijing akan ditutup dan sebagai gantinya akan dibuka tempat-tempat merokok baru di luar.

Di lebih dari 600 stopan bis juga akan disediakan tempat-tempat merokok bagi para perokok.

Cina adalah konsumer dan produser tembakau terbesar di dunia. Akhir tahun 2014, jumlah perokok di Cina mencapai 300 juta orang.

Toko-toko yang jaraknya sekitar 100 m dari gedung-gedung TK, SD, SMP dan SMA juga dilarang menjual rokok.

Aturan keras ini diperkirakan akan mendapat perlawanan gigih dari para perokok. Di Beijing sendiri, ada lebih dari empat juta orang perokok berat, yang menghabiskan hingga 15 batang rokok rokok per hari.

Untuk mengantisipasi itu, pemerintah kota Beijing menerapkan denda sebesar 200 Yuan (sekitar Rp 425,000) atau dua puluh kali lipat dari denda sebelumnya sebesar 10 Yuan bagi pelanggar.

Publik juga diminta untuk melaporkan setiap pelanggaran terhadap aturan baru ini. (HT/brk*).

Facebook Comments