Jokowi-Jusuf Kalla | tribunnews.com

Jokowi-Jusuf Kalla | tribunnews.com

NIASONLINE, JAKARTA – Joko Widodo (Jokowi) dan Jusuf Kalla (JK), mulai Senin, 20 Oktober 2014, resmi menjabat sebagai Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia periode 2014-2019.

Keduanya dilantik dalam sidang paripurna Majelis Perwakilan Rakyat (MPR) RI yang dipimpin oleh ketuanya, Zulkifli Hasan. Sidang paripurna tersebut dimulai pada pukul 10.00 wib.

Jokowi dan JK bergantian mengucapkan sumpahnya. Kemudian dilanjutkan dengan penandatanganan berita acara pelantikan. Setelah itu, Presiden Jokowi menyampaikan pidato perdananya dengan waktu sekitar 11 menit.

Tidak seperti dikuatirkan sebelumnya, pelantikan itu berjalan lancar sampai akhir. Juga semua anggota fraksi, termasuk dari koalisi lawan Jokowi, Koalisi Merah Putih (KMP) semua hadir di ruangan. Bahkan, para petinggi partai-partai lawan Jokowi-JK tersebut, termasuk Prabowo dan Hatta yang kalah pada Pilpres juga hadir.

Pelantikan itu jug dihadiri sejumlah kepala negara maupun wakil pemerintahan, di antaranya dari Australia, Malaysia, Singapura, Brunei Darussalam, Timor Leste, Amerika Serikat, Filipina, dan Turki.

Pawai Rakyat

Usai dilantik, Jokowi-JK dengan menggunakan kendaraan kepresidenan bergerak ke Jl. Sudirman. Dimulai dari Semanggi, iring-iringan tersendat karena jalan protokol itu telah berubah menjadi lautan manusia yang menunggu untuk menyaksikan maupun menyalami Jokowi-JK.

Kemudian, dari mobil kepresidenan, Jokowi-JK berpindah ke kereta kencana yang telah disiapkan khusus dengan kuda dan kusir yang didatangkan khusus dari Solo, yang juga langganan Jokowi sebelumnya.

Dari Bundaran HI, menggunakan kereta kencana tersebut, rombongan kepresidenan bergerak menuju Istana Negara. Selama perjalanan, Jokowi-JK melepaskan jas, peci dan dasi. Tak cuma itu, seperti kebiasaan Jokowi, kemudian menggulung lengan bajunya. Keduanya baru mengenakan kembali jas mereka setelah memasuki area Istana Negara karena harus mengikuti upacara militer sebagai penyambutan.

Berbeda dengan sebelum-sebelumnya, kehadiran Jokowi-JK di Istana Negara sekaligus mengubah ‘wajah’ tempat yang selama ini sangat steril dari kehadiran warga masyarakat tersebut. Hari ini, ratusan orang warga biasa bisa masuk leluasan ke area Istana.

Selanjutnya, Jokowi mengantar mantan presiden SBY ke luar Istana untuk pulang ke rumah pribadinya di Cikeas.

Pada malam hari, Jokowi hadir di panggung pesta rakyat yang digelar oleh para relawan dan para seniman nasional sebagai bentuk syukuran atas pelantikan Jokowi-JK di dalam area Monuman Nasional (Monas).

Setelah itu, Jokowi kembali ke Istana untuk melanjutkan menerima tamu kenegaraan, kali ini, Perdana Menteri Australia, Tony Abbot. (en)

Facebook Comments