Puing-puing MH17 | Voaindonesia.com

Puing-puing MH17 | Voaindonesia.com

NIASONLINE, JAKARTA – Pesawat Malaysia Airlines (MAS) dengan nomor penerbangan MH17 jatuh di wilayah Ukraina. Pesawat tersebut ditembak jatuh para pemberontak di wilayah yang dilintasi dalam penerbangan dari Amsterdam menuju Kuala Lumpur, Malaysia.

Pesawat jenis Boeing 777 tersebut membawa 280 penumpang dan 15 awak pesawat. Semuanya dipastikan tewas dalam kejadian naas itu.Penumpang pesawat tersebut merupakan warga dari beberapa negara, termasuk Indonesia.

Nias Online mendapatkan nama-nama warga Indonesia yang menumpang pesawat itu dari Kepala Pusat Komunikasi Publik Kementerian Perhubungan JA Barata. Data tersebut berdasarkan informasi dari Malaysia Airlines yang diteruskan oleh Atase Perhubungan Kedutaan Besar RI di Malaysia.

Berikut nama-nama mereka:
1. Mr Hadiono Gunawan
2. Mrs Yodricunda Theistiasih
3. Mrs Ketut Wiartini
4. Mrs Yuli Hastini
5. Mrs Vickiline Kurniati Kardia
6. Mrs Supartini
7. Mr Hendry
8. Ms Gerda Leliana Lahenda
9. MSTR Werther Smallenburg
10. Mrs Jane M Adi Soetjipto
11. Mr Wayan Sujana
12. MSTR Clarice Yelena Huizen (bayi)

Korban lainnya terdiri dari warga Belanda 154 orang, Malaysia 43 orang, termasuk 15 awak dan 2 bayi, Australia 27 orang, Inggris Raya 9 orang, Jerman 4 orang, Belgia 4 orang, Filipina 3 orang, Kanada 1 orang dan belum terverifikasi sebanyak 41 orang.

Ditembak Pemberontak

Pesawat tersebut berangkat pukul 00.00 dari Bandara Schippol di Amsterdam pada Kamis, 17 Juli 2014. Pada pukul 10.15, MAS mendapat informasi hilangnya kontak dengan MH17 dari Pusat Kendali Lalu Lintas Udara Ukraina dengan lokasi sekitar 50 km dari perbatasan Ukraina dan Rusia. Pada pukul 11.30 pesawat tersebut dikabarkan jatuh.

Dugaan kuat penembakan dilakukan oleh pemberontak pro Rusia yang ingin memisahkan diri dari Ukraina menguat setelah munculnya pesan dari Igor Strelkov, komandan militer separatis pro Rusia yang menyampaikan hal itu di media sosial. Mereka menduga menembak jatu pesawat Antonov An-26 dan tidak menduga bahwa itu pesawat sipil.

Pada Jum’at pukul 12.30, Kementerian Dalam Ukraina memberikan pernyataan resmi bahwa pesawat tersebut hancur dan terbakar setelah dihajar rudal darat ke udara oleh pemberontak. Puing-puing pesawat diketahui berada di Grabovo dekat Donetsk. Harusnya, pesawat itu dijadwalkan mendarat pada pukul 06.10 waktu Kuala Lumpur di Bandara Kuala Lumpur International Airport (KLIA).

Kejadian ini menambah daftar kejadian luar biasa yang dialami maskapai MAS. Sebelumnya, pesawatnya dengan kode penerbangan MH370 juga menghilang dan sampai saat ini belum ditemukan. (en)

Facebook Comments