NIASONLINE, NIAS – Sesuai agenda, tim dari Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI akhirnya tiba di Pulau Nias guna melakukan peninjauan langsung di lapangan terkait kesiapan Kepulauan Nias menjadi provinsi.

Kelima anggota DPD tersebut adalah Wakil Ketua Komite I DPD RI Drs. H. Kamarudin, M.H., Ketua Tim Kerja Daerah Otonomi Baru (Timja DOB) Non Papua dan Papua Barat Prof. Dr. Farouk Muhammad, Anggota DPD asal Sumut Dr. Rahmat Shah, anggota DPD RI asal NTT Emmanuel Babu Eha dan anggota DPD RI asal Riau Muhammad Ghazali, LC. Mereka juga didampingi oleh M. Ilham Nur Rizal dan Gerland Gramand dari Sekretariat DPD RI.

Berdasarkan agenda kerja tim yang diterima Nias Online, setiba di Pulau Nias, tim melakukan rapat kerja dengan Bupati dan Pemda se-Kepulauan Nias dengan agenda membahas pembentukan calon Provinsi Kepulauan Nias sebagai pemekaran dari provinsi Sumatera Utara.

Agenda itu menghadirkan pemerintah provinsi Sumut, DPRD Sumut Bupati dan DPRD Se-Sumut yang tercakup dalam calon DOB Provinsi Kepulauan Nias. Juga tokoh masyarakat, Kapolda Sumut, tokoh agama, tokoh dan tokoh adat.

Usai rapat kerja tersebut, tim melakukan peninjauan fisik kewilayahan calon Ibukota Provinsi Kepulauan Nias. Pada sore hari, tim kembali ke Medan untuk selanjutnya kembali ke Jakarta.

Selanjutnya, DPD akan melakukan evaluasi untuk menilai kelayakan usulan tersebut untuk memberikan rekomendasi apakah Provinsi Kepulauan Nias bisa ditindaklanjuti untuk dibahas di DPR atau tidak.

Kemendagri sendiri telah menetapkan Provinsi Kepulauan Nias bersama Provinsi Bolaang Mongondrow Raya sebagai dua DOB yang akan diajukan ke DPR RI untuk dibahas dan ditetapkan. Sebelumnya, tim DPOD Kemendagri telah melakukan peninjauan langsung seperti yang dilakukan oleh tim DPD RI tersebut.

Selanjutnya, keputusan DPOD tersebut akan diserahkan secara resmi kepada DPR RI melalui Komisi II. Selanjutnya, DPR akan mengagendakan pembahasan. Diharapkan, pembahasan dilakukan sebelum terjadinya pergantian anggota DPR RI pada tahun ini. (en)

Facebook Comments