Hadar Nafis Gumay | Republika.co.id

Hadar Nafis Gumay | Republika.co.id

NIASONLINE, JAKARTA – Aneka masalah yang terjadi pada pemilu legislatif (pileg) di Nias Selatan dan beberapa daerah lainnya di Indonesia diperkirakan bakal menjadi ganjalan penyelesaian pelaksanaan rekapitulasi nasional sebelum 9 Mei 2014.

Komisioner KPU Hadar Nafis Gumay, seperti dilansir Republika.co.id pada Senin (5/5/) malam, mengatakan, dari tujuh provinsi yang masih bermasalah, yang paling menguatirkan adalah pileg di Papua dan Kabupaten Nias Selatan.

Ketujuh provinsi yang masih belum dibahas dalam rapat pleno rekapitulasi penghitungan perolehan suara tingkat nasional tersebut adalah Provinsi Papua, Papua Barat, Kepulauan Riau, Maluku, Maluku Utara, Jawa Timur, dan Sumatra Utara.

“Dari tujuh provinsi itu, masalah di Papua dan Kabupaten Nias Selatan, Sumatra Utara terbilang berat. Sedangkan lima provinsi lainnya sudah dipastikan bisa diplenokan Selasa (6/5, hari ini, red),” jelas dia.

Terkait rekapitulasi di Kabupaten Nias Selatan, jelas dia, masih terkendala. Dia mengatakan, rekomendasi Bawaslu untuk melakukan rekapitulasi ulang di 1.034 TPS belum bisa diselesaikan. Menurut dia, mendatangkan penyelenggara tingkat bawah untuk rekap ulang tidak mudah.

Dia pun berharap, waktu yang tersisa bisa dimanfaatkan menyelesaikan rekapitulasi di Nias Selatan dan Papua.
“Untuk Papua dan Nias mudah-mudahan tanggal 7 sudah selesai di kabupaten. Tanggal 8 provinsi bisa rekap dan bawa ke sini, dan tanggal 9 sudah selesai,” tandas dia. (en)

Facebook Comments