Spanduk tuntutan 11 parpol di Nias Selatan | EN

Spanduk tuntutan 11 parpol di Nias Selatan | EN

NIASONLINE, JAKARTA – Kisruh pelaksanaan pemilu legislatif (Pileg) di Nias Selatan belum juga berakhir. Meski Komisi Pemilihan Umum (KPU) Pusat telah memutuskan dilakukannya rekapitulasi ulang dari tingkat desa/kelurahan, namun ternyata itu belum menyelesaikan persoalan.

Hari ini, tujuh perwakilan dari total 11 partai politik yang menyatakan keberatan dengan pelaksanaan dan hasil penghitungan suara Pileg di Nias Selatan berada di Jakarta. Mereka akan menemui KPU, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) dan Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP).

“Kami akan ke KPU, Bawaslu dan DKPP untuk menyampaikan keberatan dan juga laporan berbagai kecurangan massif yang terjadi,” ujar Ketua DPD Partai Demokrat Nias Selatan Efendi pada Temu Kangen Tokoh Nias Selatan se-Jabodetabek di Jakarta, Kamis (1/5/2014) malam.

Pimpinan dan unsur pimpinan partai lainnya yang ikut dalam kegiatan tersebut di antaranya, dari PDIP, PPP dan PBB. Juga hadir aktivis antikorupsi dari FKI-1, Induk Laia. Mereka juga membawa berbagai bukti video dugaan kecurangan yang melibatkan berbagai pihak pada pelaksanaan Pileg tersebut maupun pada pemungutan suara ulang di beberapa TPS.

Mereka juga mengatakan, keputusan KPU pusat untuk menggelar rekapitulasi ulang di seluruh TPS tidak berjalan lancar. Rekapitulasi ulang juga dinilai tidak menyelesaikan masalah karena keterangan di C1 plano tidak serta merta mencerminkan isi kotak suara yang sebenarnya. Karena itu, kata mereka, bila mau rekap ulang, harus dengan menghitung ulang surat suara.

Setidaknya, ada tiga tuntutan yang akan disampaikan ke ketiga lembaga tersebut. Yakni, menolak hasil Pileg 9 April 2014 di Nias Selatan karena cacat hukum, gelar pemungutan suara ulang di seluruh TPS di Nias Selatan, serta mencopot dan memroses hukum seluruh komisioner KPUD Nias Selatan dan jajarannya.

Mereka juga sempat menunjukkan beberapa video kecurangan di beberapa tempat dimana beberapa orang membawa surat suara yang sudah dicoblos dalam jumlah sangat banyak dan memasukkannya ke kotak suara. (en)

Facebook Comments