NIASONLINE, JAKARTA – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Pusat memerintahkan rekapitulasi ulang di 1.034 TPS di Kabupaten Nias Selatan. Hal itu sebagai keputusan jalan tengah atas rekomendasi Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) dan juga tuntutan masyarakat yang curiga atas hasil pemilihan umum legislatif (Pileg) di daerah itu.

“Rekapitulasi ulang mulai dari desa/kelurahan sampai kecamatan. Tapi tempat rekapnya dilakukan di kabupaten,” ujar Komisioner KPU Juri Aridantoro di Jakarta, Rabu (30/4/2014).

Dia menjelaskan, keputusan untuk melakukan rekapitulasi ulang tersebut merujuk pada rekomendasi yang diberikan oleh Bawaslu yang semula meminta digelarnya pemungutan suara ulang di seluruh TPS menyusul banyaknya temuan pelanggaran massif dalam pileg di sana.

TPS lainnya, sebelumnya sudah direkomendasikan untuk digelar pemungutan suara ulang dan hal itu sudah dilakukan. Sedangkan 17 TPS lainnya direkomendasikan dihitung ulang.
Dia menjelaskan, pertimbangan dilakukannya rekapitulasi ulang adalah di antaranya, ditemukannya banyak lembaran C1 dicoret-coret dan temuan adanya suara yang berkurang.

“Rekap ini sebagai jalan tengah bagi semua orang yang terlibat di sana. Rekap ulang ini menjadi jalan keluar dari prasangka dan dugaan,” jelas dia.

Dia mengatakan, rekapitulasi di tingkat Kabupaten Nias Selatan selesai pada 4 Mei 2014. Selanjutnya, pada 5 Mei di tingkat provinsi Sumut dan selanjutnya berakhir di KPU Pusat. (en/dbs)

Facebook Comments