NIASONLINE, NIAS – Setelah kemarau panjang dan didera kabut asap pekat, giliran hari ini Pulau Nias mengalami hujan deras.

Hujan mulai turun dengan deras pada sekitar pukul 23.00 Wib pada Sabtu (15/3/2014) hingga Minggu (16/3/2014) pagi. Hujan deras tersebut juga disertai angin kencang yang sempat merusak atap beberapa rumah penduduk di Gunungsitoli.

Tidak hanya di Gunungsitoli, hujan deras juga terjadi di Nias Selatan. Namun pada siang hari cuaca kembali normal.

Namun, saat ini, hujan deras dengan angin kencang kembali terjadi di Gunungsitoli.

“Sekitar setengah jam lalu mulai hujan lagi disertai angin kencang,” ujar Dewi warga Gunungsitoli kepada Nias Online, Minggu (16/3/2014).

Ironisnya, dalam keadaan cuaca ekstrim tersebut, kata Dewi, listrik juga padam.

Sementara itu, di Nias Selatan dikabarkan kalau saat ini sedang mendung. Diperkirakan, malam ini bakal hujan lagi.

Turunnya hujan deras tersebut diakui berdampak pada mulai menipisnya kabut asap yang selama beberapa hari ini mengganggu aktivitas masyakat bahkan menyebabkan penerbangan dari dan ke Pulau Nias berhenti total.

“Saat ini, kabut asap mulai berkurang. Tidak lagi seperti sebelumnya,” ujar Patriot, warga Nias Selatan.

Seperti diketahui, selama sepekan lalu, kabut asap di Pulau Nias makin pekat. Akibatnya, selain mengganggu aktivitas masyarakat, juga menghentikan kegiatan penerbangan.

Akibatnya, para penumpang yang akan menuju ke Pulau Nias dari Bandara Kualanamu dan sebaliknya terpaksa mewat Sibolga dan menggunakan jasa pelayaran kapal penyeberangan. (en)

Facebook Comments