Pelajar SD Negeri 078525 Dharma Caraka, Telukdalam mendemonstrasikan penggunaan media pembelajaran Matematika dalam bentuk permainan | USAID Prioritas

Pelajar SD Negeri 078525 Dharma Caraka, Telukdalam mendemonstrasikan penggunaan media pembelajaran Matematika dalam bentuk permainan | USAID Prioritas

NIASONLINE, TELUKDALAM – Sekolah-sekolah di Nias Selatan dinilai sudah mampu mengimplementasikan kurikulum 2013 (K-13). Kemampuan itu, tidak terlepas dari keberhasilan USAID PRIORITAS membantu meningkatkan mutu pendidikan di Nisel.

Keberhasilan itu, ditunjukkan dalam Lokakarya Keberhasilan Program USAID PRIORITAS di Aula Paroki Gereja Katolik, Teluk Dalam, Nias Selatan, Kamis (20/2/2013).

Koordinator Provinsi USAID PRIORITAS Sumatera Utara Agus Marwan mengatakan, program USAID PRIORITAS telah mengembangkan praktik pembelajaran bermutu dan manajemen berbasis sekolah (MBS) pada 24 sekolah ( 16 SD/MI an 8 SMP/MTs) di Kecamatan Teluk Dalam dan Kecamatan Gomo.

Di tingkat SD/MI dikembangkan Pembelajaran Aktif, Kreatif, Efektif dan Menyenangkan (PAKEM). Sedangkan ditingkat SMP/MTs dikembangkan pembelajarankontekstual (Contextual Teaching and Learning/CTL) .

”Kami juga membantu meningkatkan kapasitas kepemimpinan kepala sekolah agar mampu mengelola program pendidikan yang bemutu. Di tingkat kabupaten, kami membantu pemerintah daerah melaksanakan Program Penataan dan Penataan Guru (PPG),” ujar Agus dalam siaran pers yang diterima Nias Online, Kamis (20/2/2014).

Agus menjelaskan, keberhasilan program USAID PRIORITAS tidak lepas dari dukungan pemangku kepentingan bidang pendidikan. Kepala sekolah, komite, pengawas sekolah, guru, siswa dan masyarakat telah mulai bekerjasama untuk meningkatkan mutu pendidikan.

Selanjutnya Agus Marwan mengatakan program USAID PRIORITAS didesain untuk membantu Pemerintah Indonesia menyediakan layanan pendidikan dasar yang berkualitas. Salah satunya dengan mendukung pelaksanaan Kurikulum 2013 (K-13).

“PAKEM dan CTL merupakan bentuk pembelajaran yang diharapkan oleh Kurikulum 2013. Melalui Lokakarya hari ini kita bisa melihat bahwa sekolah di Nias Selatan mampu mengimplementasikan Kurikulum 2013,” tambahnya.

Sementara itu, Bupati Nisel Idealisman Dachi yang hadir pada acara itu mengapresiasi produk dan presentasi pembelajaran yang dihasilkan sekolah-sekolah mitra USAID PRIORITAS.

“Saya melihat anak-anak kita begitu percaya diri. Saya sangat yakin, dengan model pembelajaran seperti ini, anak-anak Nias Selatan bisa menjadi pemain penting di dunia global kelak,” kata dia.

Menurut Idealisman, program USAID PRIORITAS sangat mendukung program pendidikan gratis yang dicanangkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nisel. Secara kuantitaif melalui program pendidikan gratis, seluruh anak di Nisel telah mendapatkan akses untuk mendapatkan pendidikan.

“Secara kualitatif, program USAID PRIORITAS menyediakan proses pembelajaran yang bermutu. Sehingga secara kuantitatif dan kualitatif, layanan pendidikan yang berkualitas bisa tercapai di Nisel,” tambahnya.

Program USAID Prioritizing Reform, Innovation, Opportunities for Reaching Indonesia’s Teacher, Administrators, and Students (USAID PRIORITAS) adalah program lima tahun yang didanai oleh United States Agency for International Development (USAID).

Program ini didesain untuk membawa pendidikan berkelas dunia kepada banyak siswa di Indonesia. Di Sumatera Utara Program USAID PRIORITAS bekerja di 12 kabupaten/kota (Medan, Langkat, Binjai, Deli Serdang, Tebing Tinggi, Tanjungbalai, Labuhan Batu, Tapanuli Utara, Toba Samosir (Tobasa), Tapanuli Selatan, Sibolga dan Nias Selatan). (en)

Facebook Comments