Gunung Kelud | radaronline.com

Gunung Kelud | radaronline.com

NIASONLINE, JAKARTA – Anda yang hendak bepergian dalam beberapa hari mendatang di wilayah dari dan ke Pulau Jawa menggunakan jasa penerbangan, sebaiknya mempertimbangkannya kembali. Atau mencari alternatif transportasi lain yang lebih aman. Pasalnya, karena dampak letusan Gunung Kelud di Jawa Timur, pemerintah baru saja mengumumkan penutupan sementara tujuh bandara di wilayah Jawa.

Ketujuh bandara yang ditutup sementara tersebut adalah Bandara Juanda (Surabaya), Adi Sumarno (Solo), Ahmad Yani (Semarang), Adi Sutjipto (Yogyakarta), Tunggul Wulung (Cilacap), Abdurrahman Saleh (Malang), dan Husein Sastranegara (Bandung).

Dalam konferensi pers hari ini, Jum’at (14/2/2014) di Jakarta, Dirjen Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan Harry Bhakti Singayudha Gumay mengatakan, penutupan bandara dilakukan karena pertimbangan keselamatan penerbangan.

“Perlintasan lepas landas pesawat tertutup oleh abu vulkanik. Juga dikuatirkan akan merusak mesin pesawat bila pesawat dihidupkan di tengah gumpalan abu vulkanik. Abu paling tebal terjadi di Bandara Juanda karena paling dekat dengan lokasi kejadian,” ujar dia.

Khusus untuk Bandara Husein Sastranegara dan Tanggul Wulung, jelas dia, kemungkinan sudah bisa dibuka pada pukul 18.00 Wib hari ini. Sedangkan bandara lainnya diperkirakan baru bisa buka pada pukul 06.00 – 07.00 WIB esok.

Dia menjelaskan, meski bandara sudah dibuka, tidak berarti aktivitas penerbangan bisa dilakukan. Sebab, meski bandara sudah aman, namun jalur yang dilewati belum tentu aman sehingga penerbangan tetap tidak bisa dilakuan. Dia mengatakan, sebanyak 33 jalur penerbangan sampai saat ini masih tertutup abu vulkanik.

Sebagai contoh, papar dia, Bandara Soekarno-Hatta dan Bandara Ngurah Rai sudah aman. Namun, karena melewati jalur yang masih tertutupi abu vulkanik, maka penerbangan tetap bisa dilakukan.

“Jadi, meski bandaranya aman, tapi kalau rutenya lewati 33 jalur penerbangan yang masih dipenuhi abu vulkanik tersebut, maka penerbangan belum bisa dilakukan,” jelas dia.

Seperti diketahui, Gunung Kelud meletus sekitar pukul 22.30 wib pada Kamis (13/2/2014). Abu vulkanik yang disemburkan, tidak hanya menutupi kawasan sekitarnya, bahkan kini telah mencapai beberapa wilayah di Jawa Barat. (en)

Facebook Comments