Peta Nias Barat | niasjaya.wordpress.com

Peta Nias Barat | niasjaya.wordpress.com

NIASONLINE, JAKARTA – Memasuki hari kedua pencarian korban hilang akibat tenggelamnya kapal nelayan (boat) di Nias Barat belum membuahkan hasil. Upaya pencarian melibatkan Basarnas, TNI, Polri dan juga masyarakat.

“Sampai sore tadi, (korban) belum ditemukan,” ujar Kabag Humas Pemda Nias Barat Simesono Hia kepada Nias Online melalui pesan singkat, Jum’at (11/10/2013).

Dia mengatakan, upaya pencarian masih akan terus dilakukan.

Korban hilang adalah Mufti Ali Maru’ao (38) yang saat kejadian bertugas mengemudikan perahu.

Seperti diketahui, akibat terbalik dan tenggelamnya kapal tersebut kemarin, Kamis (10/10/2013) menyebabkan tiga meninggal, satu kritis dan satu lainnya hilang.

Ketiga korban meninggal adalah Rohati Marunduri alias Ina Yarni (61) warga desa Desa Balöwandrate, Notefati Maru’o alias Ama Tomi (35) dan Timoti Benediktus (6) dari desa Halamona. Korban selamat adalah Erni Fitria Waruwu (32) saat ini sedang dalam perawatan.

Sebelumnya, dia mengatakan kejadian itu murni kecelakaan tunggal akibat boat mereka terbalik.

Dia menuturkan, para korban naik boat tersebut dari dermaga Balöwondrate menuju Desa Bögi pada Kamis (10/10/2013) sekitar pukul 09.00 wib. Tiba-tiba dalam perjalanan tersebut, sekitar pukul 10.00 wib, boat yang mereka tumpangi diterjang ombak dan terbalik. (EN)

Facebook Comments