Ilustrasi | IST

Ilustrasi | IST

NIASONLINE, JAKARTA – Akibat boat nelayan yang mereka tumpangi diterjang ombak besar, tiga warga meninggal dunia. Sementara itu, seorang korban dalam keadaan kritis dan seorang lainnya masih dinyatakan hilang.

“Tiga orang meninggal. Sedangkan untuk korban yang masih hilang, pencarian masih terus dilakukan,” ujar Bupati Nias Barat Adrianus A Gulö kepada Nias Online, Kamis (10/10/2013).

Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Kabag Humas Pemkab Nias Barat Simesono Hia kepada Nias Online menjelaskan, ketiga korban meninggal adalah Rohati Marunduri alias Ina Yarni (61) warga desa Desa Balöwandrate, Notefati Maru’o alias Ama Tomi (35) dan Timoti Benediktus (6) dari desa Halamona.

Korban selamat adalah Erni Fitria Waruwu (32) saat ini sedang dalam perawatan. Sedangkan korban hilang adalah Mufti Ali Maru’ao (38) yang saat kejadian bertugas mengemudikan perahu.

Dia menjelaskan, kejadian itu murni kecelakaan tunggal akibat boat mereka terbalik. Dia menuturkan, para korban naik boat tersebut dari dermaga Balöwondrate menuju Desa Bögi pagi tadi sekitar pukul 09.00 wib. Tiba-tiba dalam perjalanan tersebut, sekitar pukul 10.00 wib, boat yang mereka tumpangi diterjang ombak dan terbalik.

Dia mengatakan, para korban telah diverifikasi dan diserahkan kepada keluarga masing-masing. Sementara untuk kegiatan pencarian korban, akan dilanjutkan besok pagi karena saat ini ombak besar dan juga cuaca gelap.

“Para korban telah diverifikasi dan diserahkan kepada keluarga. Sementara pencarian korban hilang untuk sementara dihentikan karena ombak besar dan cuaca gelap. Pemkab Nias Barat bekerja sama dengan Basarnas, TNI dan Polri berusaha menemukan satu korban lagi,” jelas dia.(EN)

Facebook Comments