Helikopter SAR di Pulau Tello | NN

Helikopter SAR di Pulau Tello | NN

NIASONLINE, JAKARTA – Sampai saat ini evakuasi jenazah dari Pulau Tello, Kepulauan Batu ke Telukdalam masih tersendat karena cuaca yang tidak mendukung.

Kapal pengangkut jenazah almarhum Azas Bu’ulölö belum juga bisa diberangkatkan karena besarnya ombak.

Sementara itu, Pemda Nias Selatan dan Pemprov Sumut didesak untuk memanfaatkan helikopter SAR untuk melakukan evakuasi ke Telukdalam. Selain lebih praktis dibanding menggunakan kapal, juga lebih efisien mengingat kondisi jenazah yang butuh penanganan/pemakaman secepatnya.

Ketika dihubungi Nias Online, Camat Pulau-Pulau Batu Hayudin Zamili mengatakan, helikopter SAR sudah tiba dan telah mengangkut jenazah almarhum Sutrisno ke Medan. Selajutnya, akan kembali untuk mengevakuasi jenazah almarhum Jireh Manullang ke Bandara Silangit.

“Untuk ke Telukdalam (Nisel) belum. Kita masih menunggu konfirmasi akhir dari tim Basarnas Medan,” ujar dia melalui pesan singkat, Selasa (10/9/2013).

Sebelumnya, Nias Online mendapatkan informasi dimana keluarga almarhum Azas di Desa Bawömataluo tidak terima dengan lamanya proses evakuasi tersebut. Mereka menilai Pemda Nisel tidak berupaya maksimal karena harusnya evakuasi bisa dipercepat dengan menggunakan helikopter dan tidak hanya mengandalkan kapal.

Ketiga jenazah itu ditemukan pada Minggu (8/9/2013) sore setelah pada Jum’at (6/9/2013) sore ikut dalam perahu mesin tempel yang terbalik ketika menuju Pulau Sipika. (EN)

Facebook Comments