Opor Tunitas Hulu | NL

Opor Tunitas Hulu | NL

NIASONLINE, JAKARTA – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-68 Republik Indonesia telah digelar hari ini di halaman Istana Negara.

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono memimpin sendiri peringatan tersebut. Baik penaikan bendera pada pagi hari, maupun penurunan bendera pada sore hari.

Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) menjadi pusat perhatian pada dua kegiatan utama peringatan tersebut. Mereka adlaah 66 orang siswa-siswi SMA/SMK dari seluruh Indonesia yang telah melewati seleksi ketat serta pelatihan intensif. Tiap provinisi diwakili oleh dua orang siswa atau siswi.

Nah, di antaranya, salah satunya adalah Opor Tunitas Hulu. Siswa SMA Permata Kasih Nias Utara tersebut mewakili Sumatera Utara (Sumut) bersama Afriya dari SMA Penyabungan dari Kabupaten Mandailing Natal.

Keduanya lolos seleksi pada 29-31 Mei 2013 dari total 80 peserta dari kabupaten/kota se-Sumut. Sejak 22 Juli 2013, mengikuti pembekalan/pelatihan secara nasional di Cibubur.

Pada kegiatan hari ini, Opor Tunitas bertugas pada penurunan bendara yang digelar pada sore hari. Usai upacara, Opor Tunitas tampak sumringah bahagia karena berhasil menunaikan tugas.

Karena pengamanan yang sangat ketat atas mereka, tidak ada kesempatan berbincang lebih jauh dengan pria berpostur tinggi ini.

Dia juga mengaku belum bisa dihubungi melalui telepon genggam untuk beberapa waktu ke depan karena adanya sejumlah kegiatan. Mereka juga tidak diizinkan menggunakan telepon genggam.

Akhir bulan ini, rencananya, bersama rekan-rekannya akan berangkat ke China bersama Menteri Pemuda dan Olahraga Roy Suryo untuk belajar beberapa hal penting, di antaranya mengenai perekonomian.

Paskibraka itu dikukuhkan secara resmi oleh Presiden SBY di Istana Negara pada Kamis (15/8/2013). Pada acara pengukuhan itu, seluruh anggota Paskibraka mengucapkan ikrar tanda kesiapan dan ketetapan hati untuk melakukan tugasnya. (EN)

Facebook Comments