Pasangan Tontowi dan Liliana Natsir saat merayakan kemenangan | Plasa.msn.com

Pasangan Tontowi dan Liliana Natsir saat merayakan kemenangan | Plasa.msn.com

NIASONLINE, JAKARTA – Indonesia yang akan memeringati usaianya yang ke-68, patut berbangga. Para pemain bulutangkis Indonesia kembali menorehkan catatan emas dalam dunia perbulutangkisan setelah paceklik gelar sejak 2007 lalu.

Kemarin sore, Minggu (11/8/2013) dalam pertandingan final Kejuaraan Dunia Bulutangkis yang digelar di Tianhe Indoor Gymnasium, Guangzhou, China, dua pasangan pemain Indonesia berhasil memenangkan gelar jura dunia.

Emas pertama dipersembahkan tim Merah Putih Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir di ganda campuran. Sedangkan emas berikutnya diraih oleh Ahsan/Hendra Setiawan pada ganda putra.

Tontowi/Lilyana mengalahkan pasangan tuan rumah yang merupakan pasangan ganda campuran nomor 1 (satu) dunia, Xu Chen/Ma Jin dengan skor 21-13, 16-21 dan 22-20. Sedangkan Ahsan/Hendra menundukkan Mathias Boe/Carsten Mogensen dari Denmark dengan skor 21-13, 23-21.

Pemain Indonesi terakhir kali merebut gelar juara dunia pada Kejuaraan Dunia di Kuala Lumpur pada 2007 oleh pasangan Nova Widianto/Liliyana Natsir dan Markis Kido/Hendra Setiawan.

Presiden SBY menggelar nonton bareng tayangan langsung pertandingan final tersebut bersama beberapa menterinya. Presiden SBY pun mengaku sangat bangga bahkan langsung memimpin doa syukur atas kemenangan itu.

Presiden SBY juga langsung menelpon salah satu pemain, Tontowi, untuk menyampaikan ucapan selamat atas keberhasilan mereka. (EN/*)

Facebook Comments