Dahlan Iskan saat menyambut pilot Lion Air di Bandara Polonia | Etis Nehe

Dahlan Iskan saat menyambut pilot Lion Air di Bandara Polonia | Etis Nehe

NIASONLINE, MEDAN – Menteri BUMN Dahlan Iskan memimpin penutupan secara resmi penggunaan Bandara Polonia untuk kepentingan penerbangan sipil.

Bertempat di depan area akses keluar masuk ruang VIP bandara itu, Dahlan bersama Wakil Menteri Perhubungan Bambang Susantono, Wakil Gubernur Sumut Tengku Erry Nuradi, Dirjen Perhubungan Udara Herry Bhakti Singayudha Gumay dan Direktur Utama PT Angkasa Pura II (AP II) Tri S Sunoko melakukan penyambutan.

Dalam penyambutan, juga hadir Panglima Kodam I Bukit Barisan Mayjen Burhanudin Siagian, Kapolda Sumut Syarif Gunawan dan para pejabat daerah lainnya.

Penyambutan pertama dilakukan kepada pilot, kopilot, awak pesawat dan penumpang pesawat Lion Air sekitar pukul 23.30 Wib. Selanjutnya, yang sama dilakukan kepada pilot, kopilot, awak pesawat dan penumpang maskapai AirAsia yang melakukan penerbangan dari Bandung dan mendarat beberapa menit sebelum pukul 00.00 wib.

Kedua pesawat itu merupakan penerbangan paling akhir yang dilayani di Bandara Polonia. Kepada mereka, dilakukan pengalungan bunga dan pembagian cinderamata dan yang diiringi tarian dan musik khas Sumut.

Selanjutnya, Dahlan dan rombongan melakukan ferry flight dari Bandara Polonia menuju Bandara Kualanamu di Deli Serdang. Demikian juga dengan pesawat-pesawat lainnya.

Selanjutnya, seperti diungkapkan Dahlan, Bandara Polonia dikembalikan kepada Kementerian Pertahanan dan akan dioperasikan oleh TNI-Angkatan Udara.

Lanud Suwondo

Nama bandara itu juga langsung diganti. Dari semula Bandara Internasional Polonia, menjadi Pangkalan Udara (Lanud) Suwondo.

Dahlan mengungkapkan penggantian nama tersebut dalam konferensi pers di Bandara Kuala Namu, Deli Serdang sekitar pukul 06.00 wib usai peresmian pembukaan Bandara Kuala Namu. Konferensi pers tersebut juga dihadiri Pangkosek Hanudnas III Marsekal Pertama TNI Sungkono.

Dahlan mengungkapkan, nama Suwondo berasal dari nama seorang pahlawan dari TNI-AU yang gugur saat pesawatnya ditembak oleh Belanda pada masa perjuangan kemerdekaan.

Penumpang Pesawat AirAsia tiba terakhir kali di Polonia | Etis Nehe

Penumpang Pesawat AirAsia tiba terakhir kali di Polonia | Etis Nehe

Dari pantauan redaksi Nias Online, Menjelang penutupan, Bandara Polonia tampak mengalami banyak kerusakan. Beberapa bagian bangunan itu yang dulu jadi area komersil sudah dibongkar secara tidak beraturan sehingga menimbulkan kesan hancur.

Para pedagang yang dulu berbisnis di area bandara itu sudah tidak ada lagi. Bandara yang telah melayani masyarakat Sumut selama puluhan tahun tersebut dalam waktu singkat menjadi lengang dan seperti bangunan yang lama tak dihuni.

Beberapa informasi menyebutkan, selain untuk kegiatan penerbangan khusus TNI-AU, Lanud Suwondo juga dan fasilitas lainnya akan diberdayakan untuk keperluan sekolah penerbangan militer. (EN)

Facebook Comments