Seleksi CPNS | IST

Seleksi CPNS | IST

NIASONLINE, JAKARTA – Ini kabar baik bagi mereka yang ingin menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS), khususnya para tenaga honorer kategori dua (K2).

Honorer K2 adalah mereka yang pendapatanya tidak berasal dari APBN dan APBD.

Untuk honorer K2, tes CPNS akan digelar pada Agustus atau lebih awal dari tes CPNS umum.

“Tes honorer K2-nya yang kita dahulukan baru pelamar umum,” ungkap Asisten Deputi Perencanaan SDM Aparatur Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kementerian PAN-RB), Arizal seperti dikutip dari situs Setkab.go.id, Selasa (16/7/2013).

CPNS Umum

Sedangkan untuk CPNS umum, pelaksanaannya dimajukan dari seharusnya Oktober menjadi September 2013.

Seleksi akan dilakukan tidak serentak pada hari yang sama, melainkan secara bergantian pada hari berbeda.

“Tes CPNS dari pelamar umum dilakukan September. Sebelumnya memang Oktober, tapi karena menggunakan Computer Assisted Test (CAT) dimajukan,” jelas dia.

Dia mengatakan, Badan Kepegawaian Negara (BKN) telah menyelesaikan program CAT di seluruh kantor regional sehingga memungkinkan dilakukannya percepatan seleksi.

Untuk memantapkan pelaksanaan seleksi tersebut, Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) akan memanggil seluruh Sekretaris Daerah (Sekda) dan kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) ke Jakarta pada 18 Juli mendatang.

Materi tes terdiri atas Tes Kompetensi Dasar (TKD), yang kisi-kisinya terdiri dari tes wawasan kebangsaan (TWK), tes intelegensi umum (TIU), dan tes karakteristik pribadi (TKP). Khusus kisi-kisi materi tes kompetensi bidang, disusun dan ditetapkan masing-masing instansi pembina jabatan fungsional.

Arizal mengatakan, materi soal di sistem CAT merupakan hasil kerja Konsorsium Perguruan Tinggi ditambah tim ahli. Soalnya mencapai ribuan selain bank data yang memiliki puluhan ribu soal yang dimiliki Badan Kepegawaian Negara (BKN). Dengan bank soal itu, para peserta tes tidak akan mendapatkan soal yang sama, namun dengan tingkat kesulitan yang sama.

3.000 CPNS Dokter

Tak hanya itu, dari total 60 ribu formasi CPNS tahun ini, pemerintah mengalokasikan 3.000 formasi khusus bagi para tenaga dokter umum dan spesialis. Namun, para dokter tersebut harus bersedia ditempatkan di daerah terpencil selama lima tahun.

Menpan-RB Azwar Abubakar mengatakan, criteria daerah terpencil tersebut akan diserahkan ke pemerintah daerah.

Pengangkatan dokter secara besar-besaran itu, kata dia, sebagai respons atas pemerintaah Kementerian Kesehatan untuk mengatasi kekurangan tenaga dokter di daerah terpencil.

Menteri Kesehatan Nafsiah Mboy mengatakan, saat ini terdapat 9.510 Puskesmas di Indonesia. sebanyak 14,7% diantaranya tidak memiliki dokter dan 16,7% belum memenuhi standar pelayanan minimum.

Dengan kondisi itu, maka rationya 40 dokter melayani 100.000 penduduk, 11 dokter gigi melayani 100.000 penduduk, dan hanya 9 dokter spesialis yang menangani 100.000 penduduk. Meski begitu, persebaran keberadaan para dokter itu tidak merata. (EN/*)

Facebook Comments