Kerusakan pada permukaan   jalan akses menuju Desa Bawömataluo (Foto: Matius Zagötö)

Kerusakan pada permukaan jalan akses menuju Desa Bawömataluo (Foto: Matius Zagötö)

NIASONLINE, JAKARTA – Pemerintah Kabupaten Nias Selatan (Nisel) melelang proyek pembangunan jalan menuju Desa Bawömataluo senilai Rp 2,85 miliar.

Berdasarkan informasi yang dikutip dari LPSE Kota Gunungsitoli masa pengumuman lelang proyek dengan peningkatan Jalan Bawömataluo Kecamatan Bawöfanayama tersebut dilakukan pada 2 Juli 2013.

Pembukaan dokumen penawaran akan dilakukan pada 8-9 Juli 2013 dan pemenang akan diumumkan pada 16 Juli 2013. Sedangkan penandatanganan kontrak dilakukan pada 24-31 Juli 2013.

Penilaian peserta lelang yang ditangani Dinas Pekerjaan Umum Pemkab Nisel itu menggunakan sistem gugur. Anggaran sebesar Rp 2.850.000.000 untuk membiayai proyek tersebut berasal dari APBD 2013 dengan sistem pendaaan tahun tunggal.

Jalan menuju daerah kunjungan wisata utama di Pulau Nias itu memang sudah lama rusak. Bahkan, telah berlangsung bertahun-tahun. Kalau pun ada perbaikan, hanya menambal kerusakan dan kemudian akan disusul dengan kerusakan yang lebih berat lagi.

Kerusakan jalan tersebut sudah sering dikeluhkan warga dan juga para turis, baik dari dalam negeri maupu mancanegara. Beberapa kali Pemda menjanjikan perbaikan, namun tampaknya baru terealisasi pada tahun ini.

Sebagai catatan, redaksi menemukan ketidaktepatan dalam pemuatan informasi lelang proyek tersebut. Pertama, informasi lelangnya dilakukan di LPSE Gunungsitoli, padahal Pemkab Nisel sudah memiliki LPSE-nya sendiri. Kedua, nama kecamatan lokasi proyek disebutkan Bawöfanayama. Harusnya, Kecamatan Fanayama.

Lelang Irigasi Laza Fawölö

Sementara itu, lelang proyek pembangunan irigasi di Laza Fawölö, Desa Bawomataluo juga sudah memasuki tahap penentuan pemenang.

Berdasarkan laporan dalam LPSE Kabupaten Nias Selatan, pemenang lelang proyek itu adalah CV Yenti dengan nilai proyek Rp 460.144.000 dari nilai pagu dan harga perkiraan sementara yang ditetapkan sebesar Rp 460.500.000.

CV Yenti yang beralamat di Hilibadalu Desa Oladano, Kecamatan Lahusa, Kabupaten Nisel
mengalahkan empat peserta lainnya yakni CV Happy, CV Mitra Bersama, CV Soakhe dan CV Mitra I. (EN)

Facebook Comments