Ilustrasi | Antara

Ilustrasi | Antara

NIASONLINE, JAKARTA – Sepanjang tahun lalu, data menunjukkan terjadi 117 ribu kecelakaan lalu lintas di seluruh Indonesia. Setiap hari, rata-rata 81 orang tewas di jalanan atau rata-rata tiga orang setiap jam.

Masih merujuk pada data tersebut, berarti setiap hari terjadi rata-rata 320 kasus kecelakaan lalu lintas atau 13 kasus per jam.

Data itu masih mengukuhkan kesimpulan bahwa salah satu penyebab kematian paling tinggi di Indonesia selain beberapa jenis penyakit adalah kecelakaan lalu lintas.

Nah, berdasarkan wilayahnya, merujuk pada Data Korps Lalu Lintas (Korlantas) Mabes Polri pada 2012, terdapat lima provinsi dengan tingkat kecelakaan tertinggi dan tentu saja jumlah korban tewas sebagai akibatnya.

Provinsi Sumatera Utara (Sumut) masuk dalam lima besar daerah dengan jumlah kecelakaan tertinggi tersebut.

Di urutan pertama, adalah Provinsi Jawa Timur (Jatim). Di ujung timur Pulau Jawa ini, rata-rata 16 orang tewas setiap hari akibat kecelakaan di jalan raya. Jumlah korban kecelakaan meningkat 25% menjadi 42 ribuan orang pada tahun lalu. Jumlah itu mencakup korban meninggal dunia, luka berat dan luka ringan.

Di urutan kedua, Provinsi Jawa Tengah dengan jumlah korban rata-rata 11 jiwa meninggal dunia setiap hari. Total korban pada tahun lalu mencapai 4.140 orang.

Di urutan ketiga, Provinisi Jawa Barat dengan jumlah korban kecelakaan 2.770 jiwa atau rata-rata 8 jiwa per hari.

Di urutan keempat, Provinisi Sumut dengan total korban mencapai 2.200 jiwa atau rata-rata 6 jiwa per hari.

Di urutan kelima, Provinsi Sulawesi Selatan dengan total korban 1.239 jiwa atau rata-rata 3 jiwa tewas per hari.

Kecelakaan di jalan raya, tidak hanya menyebabkan kehilangan nyawa. Tapi juga menjadi sumber kemiskinan bagi keluarga yang ditinggalkan.

Anda tentu saja tidak mau menjadi bagiannya. Karena itu, berkendaralah dengan cara yang menjamin keselamatan diri sendiri, sekaligus menghindarkan orang lain menjadi korban kecelakaan. (EN/edorusyanto.wordpress.com)

Facebook Comments