HukumMatiNIAS ONLINE, MADRID – Paus Fransiskus menegaskan kembali sikap Gereja Katolik yang menghimbau pengapusan hukuman mati. Sikap Gereja ini disampaikan Paus dalam pesannya pada Kongres Internasional ke 5 Penghapusan Hukuman Mati di Madrid, Spanyol.

Sikap Gereja menentang hukuman mati merupakan bagian dari pembelaan Gereja terhadap martabat manusia, kata Paus, dan “merupakan penegasan kembali secara berani kayakinan bahwa kemanusiaan bisa berhasil menghadapi kejahatan ” tanpa berpaling kepada penindasan kehidupan.

Dalam pesannya yang dilansir National Catholic Register, Amerika, Bapa Suci mengenang kembali bahwa imbauan yang sama pernah disampaikan para pendahulunya Paus Johannes Paulus XVI dan Paus Benediktus. Pesan Paus ini ditandatangai oleh Sekretaris Negara Vatikan, Kardinal Tarcisio Bertone.

Paus meninta agar “hukuman mati direduksi menjadi hukuman yang lebih ringan yang memberikan kesempatan dan insentif kepada pelaku kejahatan untuk mengubah diri”.

“Hari ini, lebih dari hari-hari sebelumnya, mendesak untuk kita ingat dan tegaskan perlunya pengakuan dan penghargaan universal terhadap martabat manusia yang tak boleh dirampas, dalam nilai-nilainya yang tak terukur,” tulis Kardinal Bertone atas nama Paus Fransiskus.

Kongres Internasional Ke 5 Penghapusan Hukuman Mati berlangsung di Madrid, Spanyol, 12-15 Juni 2013. (brk/*) – Foto Ilustrasi: Wikipedia – Eksekusi seorang terpidana mati di Meksiko, 1914.

Facebook Comments