Pesawat BAE-100 Manunggal Air Service di Bandara Binaka, 4 Januari 2013 (Foto: Dewi Nehe)

Pesawat BAE-100 Manunggal Air Service di Bandara Binaka, 4 Januari 2013 (Foto: Dewi Nehe)

NIASONLINE, JAKARTA – Bandara Binaka, Gunungsitoli kembali akan mendapatkan gelontoran dana sebesar Rp4,55 miliar dari pemerintah pusat melalui Kementerian Perhubungan (Kemenhub).

Dana itu merupakan bagian dari total Rp 10 miliar yang dialokasikan kementerian itu dalam program pembangunan shelter bencana pada tahun ini.

Kemenhub mendapatkan alokasi anggaran itu melalui Bagian Anggaran (999) Bendahara Umum Negara (BA 999 BUN).

“Usulan kegiatan prioritas Kementerian Perhubungan pada BA 999 BUN yakni pembuatan lapangan penanggulangan bencana termasuk pengawasan di Bandara Binaka, Gunungsitoli, Provinsi Sumatera Utara sebesar Rp4,55 miliar,” ujar Menteri Perhubungan EE Mangindaan dalam siaran pers di Jakarta, Senin (3/6/2013).

Selain Bandara Binaka, anggaran itu juga dialokasikan untuk pemotongan bukit termasuk pengawasan di Bandara Lasikin Sinabang Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam sebesar Rp5,45 miliar.

Menhub menjelaskan, kegiatan itu dimaksudkan untuk meningkatkan operasional penerbangan, penambahan area terbuka dalam rangka penguatan kesiapsiagaan. Juga untuk kemudahan evakuasi serta distribusi logistik dan obat-obatan saat terjadi bencana.

Sebelumnya, Kemenhub juga memberikan subsidi penerbangan perintis ke bandara terbesar di Pulau Nias tersebut senilai lebih Rp 14 miliar. Penerbangan perintis akan dilayani oleh maskapai Susi Air yang memenangkan tender yang efektif berlaku mulai April-Desember 2013. (EN)

Facebook Comments