Derita Tumor Otak Kecil, Fandianus Duha Butuh Bantuan

Saturday, May 25, 2013
By susuwongi

Fandianus Duha | Dok. Sr Klara Duha

Fandianus Duha | Dok. Sr Klara Duha

NIASONLINE, JAKARTA – Fandianus Duha, seorang anak berusia 7 tahun saat ini sedang terbaring di Rumah Sakit (RS) Siloam, Lippo Karawaci, Banten.

Fandianus telah menjalani operasi tumor otak kecil oleh tim dokter rumah sakit itu kemarin, Jum’at (24/5/2013).

Suster Klara Duha OSF yang membawa Fandianus ke rumah sakit tersebut mengatakan, saat ini Fandianus sudah sadar paska operasi. Meski begitu, belum bisa merespons bila namanya dipanggil.

“Saya sekarang di ruang ICU melihat Fandianus. Dia masih terbaring dan belum bisa menjawab kita kalau panggil namanya,” ujar Suster Klara saat dihubungi Nias Online, Sabtu (25/5/2013).

Suster Klara menjelaskan, Fandianus merupakan anak ke-4 dari lima bersaudara dari pasangan Gaduni Duha dan Hatiba Gaurifa. Mereka berasal dari Desa Mazino, Pulau Lorang, Kecamatan Pulau-Pulau Batu, Kabupaten Nias Selatan.

Suster Klara mengatakan, menerima Fandianus pada 14 Februari 2013. Namun, karena menderita anemia, Fandianus tidak bisa langsung dicarikan penanganan medis.

“Karena mengalami anemia, maka kami harus memperbaiki gizinya dulu. Baru saya bawa ke Semarang awal April lalu. Tapi tidak jadi dioperasi karena saat itu saya belum menerima surat pernyataan dari orangtuanya. Lalu saya bawa pulang lagi ke Nias,” jelas dia.

Lalu, pada 21 Mei, Suster Klara membawa Fandianus ke Jakarta. Sehari kemudian, diopname di RS Siloam. Pada 23 Mei 2013, dokter menentukan jadwal operasi dan agar Fandianus disiapkan. Selanjutnya, kemarin, Jum’at (24/5/2013) Fandianus menjalani operasi untuk mengeluarkan tumor di otak kecilnya, yang dimulai pada pukul 08.00 dan selesai pukul 14.00 Wib.

Kondisi Fandianus sempat kritis. Suster Klara mengatakan, pada pukul 20.00 kemarin, dia dihubungi dan disarankan oleh dokter agar kepala Fandianus difoto ulang untuk mengetahui penyebab Fandianus tidak kunjung sadar. Siapa tahu ada sarafnya yang lemah. Tentu saja, itu membuat biaya bertambah.

“Tapi, tadi pagi Fandianus sudah mulai sadar dan muntah. Dokter juga bilang perkembangan jantungnya baik,” jelas dia.

Suster Klara belum tahu sampai berapa lama di RS itu. Sebab, sangat bergantung pada perkembangan kondisi Fandianus.

Suster Klara mengaku menjaga sendiri Fandianus karena kedua orangtuanya yang tinggal di Pulau Lorang tidak bisa ikut ke Jakarta.

Suster Klara, Ibu Evy, Melda dan perawat sebelum Fandianus masuk ruang operasi | Dok. Sr Klara Duha

Suster Klara, Ibu Evy, Melda dan perawat sebelum Fandianus masuk ruang operasi | Dok. Sr Klara Duha

Butuh Bantuan

Suster Klara menjelaskan, operasi tersebut membutuhkan biaya yang sangat besar. Sebelum menjalani operasi saja, dia telah menghabiskan sekitar Rp 40 juta di RS milik Lippo Group itu. Belum termasuk biaya penanganan paska operasi.

“Biaya kelima dokter yang dipimpin Dr. dr. Julius, gratis. Kecuali biaya beli obat dan biaya perawatan di RS Siloam, saya harus siapkan. Saya belum tahu berapa besar lagi nanti biayanya,” kata dia.

Dia menjelaskan, dr Julius dan timnya tidak mau dibayar untuk operasi itu setelah menjelaskan kondisi Fandianus yang berasal dari keluarga miskin dan selama ini tinggal di Panti Asuhan Karya Faomasi yang diasuhnya di Gunungsitoli, Pulau Nias.

“Maka dokter ini jadi berbelaskasih. Bukan RS Siloam, tapi dokternya yang gratis,” kata dia.

Suster Klara menjelaskan, dia belum tahu darimana akan mengambil biaya paska operasi itu. Dia mengharapkan adanya bantuan untuk meringankannya.

“Betul, saya masih membutuhkan biaya. Karena saya tidak tahu sampai dimana ini nanti dan berapa lagi,” kata dia.

Bagi Anda yang tergerak membantu, Suster Klara bisa dihubungi di nomor: 085362907155. Sedangkan bantuan dalam bentuk dana, bisa disalurkan melalui nomor rekening:

Danamon Cab: Gunungsitoli No:100980796 atas nama Sr. Klara OSF Izanulo Duha Y. Atau BCA KAU Medan No: 022215969. (EN)

Leave a Reply

Comment spam protected by SpamBam

Kalender Berita

May 2013
M T W T F S S
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
2728293031