Boston1Dua ledakan bom, berselisih waktu 12 detik, menggoncang garis finis dari Boston Marathon, AS, hari Senin (15/04) waktu setempat, menewaskan tiga orang, termasuk seorang kanak-kanak berumur 8 tahun dan melukai lebih dari 130 orang. Darah terlihat berceceran di mana-mana dekat lokasi kejadian.

Seperti diberitakan harian Boston Globe, paramedis yang awalnya ditugaskan untuk memberikan pertolongan pertama pada even Maraton di alun-alun Copley, terlihat sibuk memberikan pertolongan kepada para korban luka berat atau yang kehilangan anggota tubuh mereka. Ledakan ini terjadi bertepatan dengan hari libur Patriots Day di Boston.

Ledakan-ledakan yang terjadi pada pukul 2:50 sore waktu lokal ini – beberapa jam setelah para pelari elit mengakhiri perlombaan – menghancurkan jendela-jendela dan mengirimkan asap hitam ke atas langit kota Boston.

Ada sekitar 30 orang yang diantar ke rumah-rumah sakit di bawah sandi Code Red yang berarti luka yang mengancam nyawa, hal yang dikuatirkan akan menambah jumlah korban tewas, kata seorang pejabat seperti dikutip harian Boston Globe.

Boston2Di Washington dan di berbagai penjuru AS bendera setengah tiang dikibarkan. Dari Gedung Putih Presiden Obama mengeluarkan statemen yang berisikan tekad untuk mencari para pelaku dan motif mereka.

“Kami akan menemukan siapa yang melakukan hal ini; kami akan tahu mengapa mereka melakukannya,” kata Obama.

“Setiap individu yang terlibat, setiap kelompok yang bertanggungjawab akan dihadapkan pada pengadilan,” tambahnya.

Penyelidikan intensif mulai berlangsung sejak hari Senin malam di bawah arahan Biro Penyelidik Federal AS (FBI). Para pejabat mewawancarai seseorang di Rumah Sakit Bringham and Women Hospital. Namun belum ada seorang pun yang ditahan, kata seorang pejabat kepolisian setempat.

Para pejabat rumah sakit mengatakan tadi malam bahwa pengujian terhadap para korban tidak menunjukkan adanya agen radiasi atau biologis.

Para agen FBI dan Keamanan Dalam Negeri terlihat memasuki kompleks apartment Water’s Edge di 364 Ocean Avenue. Beberapa kendara polisi yang diparkir di luar apartemen telah meninggalkan lokasi sebelum tengah malam.

Ledakan ini menghentikan perlombaan paling bergengsi itu – yang disebut Marathon Monday, yang diikuti para pelari dari berbagai penjuru dunia.

Para pejabat maraton dan kepolisian langsung menghentikan perlombaan itu segera setelah terjadinya ledakan, yang menghalau para pelari dari alun-alaun Copley. Para pejabat menghimbau para penonton televisi untuk menghindari datang ke kota dan meminta para pelari dan penonton untuk pulang dan menghindari berkumpul ramai-ramai (brk/*)

Sumber: Boston Globe.
Keterangan gambar: (1) Asap dari ledakan bom do Boston, (2) Seorang korban luka mendapat pertolongan medis.

Facebook Comments