Bupati Idealisman: Pembahasan RAPBD Sudah Melalui Mekanisme

Wednesday, February 6, 2013
By susuwongi

Bupati Nias Selatan Idealisman Dachi (Foto: EN)

Bupati Nias Selatan Idealisman Dachi (Foto: EN)

NIASONLINE, JAKARTA – Kebuntuan atas pengesahan RAPBD 2013 Kabupaten Nias Selatan (Nisel) tampaknya belum akan selesai dalam waktu cepat.

Pasalnya, pihak pemerintah kabupaten Nisel tetap berkukuh pada posisinya dan tidak mengubah ajuan mata anggaran sesuai permintaan DPRD.

Ketika dikonfirmasi soal kelanjutan ataupun titik temu sebagai solusi atas kebuntuan itu, Bupati Nisel Idealisman Dachi mengatakan, pihaknya tetap berpatokan pada hasil paripurna dan petunjuk SK Gubernur sebagai panduan.

“Prinsip kami, apa yang telah diputuskan dalam paripurna dan petunjuk SK Gubernur itu menjadi panduan Pemda,” jawab Bupati Idealisman melalui pesan blackberry, Rabu (6/2/2013).

Ketika ditanya lebih lanjut apakah itu berarti enam mata anggaran yang ditolak DPRD Nisel itu tetap diajukan atau ditolak, Bupati Idealisman menjawab diplomatis.

“Proses itu sudah melalui mekanisme,” tandas dia.

Lapor Menkeu dan Mendagri

Secara terpisah, Wakil Ketua DPRD Nisel Sozanolo Ndruru mengatakan, pihaknya tetap akan menolak RAPBD itu, bahkan meski Gubernur Sumut tetap menyetujuinya.

Bahkan, kata dia, minggu depan, mereka akan melaporkan masalah APBD itu ke Menteri Keuangan (Menkeu) dan Menteri Dalam Negeri (Mendagri).

“Kami tidak akan terima begitu saja. Kami akan ke Menkeu dan Mendagri minggu depan menyampaikan masalah RAPBD itu,” tegas ketua DPD Partai Golkar Nisel tersebut.

Seperti diketahui, meski telah memasuki bulan kedua dan telah melewati batas yang diamanatkan undang-undang, sampai saat ini APBD 2013 Nisel belum juga disahkan.

Pasalnya, ada perbedaan sikap antara pihak pemkab Nisel dengan DPRD terkait beberapa hal, terutama enam mata anggaran yang dinilai DPRD harus dihapuskan.

Enam mata anggaran yang diminta DPRD agar dihapuskan adalah untuk:

1. Belanja modal pengadaan alat-alat angkutan darat bermotor jeep 1 (satu) unit dengan harga Rp 1,5 miliar dihapus karena kendaraan mobil dinas jabatan Bupati saat ini masih sangat layak pakai (pengadaan tahun 2010), dan bukan kebutuhan masyarakat yang sangat mendesak

2. Jasa Konsultan Penelitian dan perencanaan pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) sebesar Rp. 3,982 miliar. Alasannya, kegiatan/anggaran itu tidak pernah dibahas dan anggaran pembangunan RSUDnya sendiri belum tersedia.

3. Belanja Makan + minum Rumah Tangga kepalaa daerah dan wakil kepala daerah sebesar Rp
1 miliar diciutkan menjadi Rp 500 juta demi efisiensi anggaran.

4. Pengadaan tanah dengan biaya Rp 25 miliar dihapus karena peruntukannya tidak jelas. Selain itu, kegiatan tersebut dinilai sangat rentan dengan penyelewengan dan bukan kebutuhan masyarakat yang mendesak.

5. Anggaran Lawyer Pemkab Nisel sebesar Rp 270 juta.

6. Penyertaan modal permanen pada BUMD sebesar Rp 25 miliar tapi ditunda penganggarannya karena DPRD membutuhkan penjelasan soal anggaran sebesar Rp 15 miliar pada APBD TA 2012. (EN)

Tags:

17 Responses to “Bupati Idealisman: Pembahasan RAPBD Sudah Melalui Mekanisme”

Pages: « 1 [2] Show All

  1. 11
    ALITALIA SARUMAHA Says:

    saya coba belajar membaca perihal PRINSIP PENYUSUNAN APBD tahun anggaran 2013 pada dasarnya adalah sebagai berikut :

    1. Sesuai dengan kebutuhan penyelenggaraan pemerintah daerah.
    2. Tepat waktu sesuai dengan tahapan dan jadual yang telah ditetapkan
    dalam peraturan perundang-undangan.
    3. Transparan, sehingga memudahkan masyarakat untuk mengetahui dan
    mendapatkan akses informasi seluas-luasnya tentang APBD.
    4. Melibatkan partisipasi masyarakat.
    5. Merperhatikan rasa keadilan dan kepatutan.
    6. Substansi APBD tidak bertentangan dengan kepentingan umum,
    peraturan yang lebih tinggi dan peraturan daerah lainnya.

    Apakah hal tersebut diatas telah kita pahami bersama ??????

  2. 12
    yulisman lase Says:

    muda-mudahan anggaran yg diajukan itu..tidak mengikat leher klian sendiri.

  3. 13
    Teddy Manao Says:

    Membuat anggaran sepertinya tidak berkaca dulu…
    Bupati tidak mencerminkan kepeduliannya terhadap Nias Selatan secara keseluruhan, lebih mementingkan fasilitas dan jabatan semata, Semoga hal ini tidak berlanjut terus, untuk Nisel yang lebih baik, GBU

  4. 14
    BENASO NDRURU Says:

    INTINYA PAK : ” T R A N S P A R A N S I “

  5. 15
    yahowu Says:

    seorang pemimpin yang tidak peduli dengan nasib rakyatnya. ngapain ngotot membeli kendaraan dinas yang seharga 1,5M????
    berkaca dan belajarlah dari pendahulu anda, dimana dia berakhir sekarang???
    apakah pak bupati tidak MALU, menuntut kendaraan dinas yang harganya selangit sedangkan nisel termasuk daerah tertinggal???!!!!
    contoh tuch gubernurnya DKI Jakarta, lebih baik anda membeli mobil ‘esemka’ yang harganya jauh lebih murah.

  6. 16
    sedihati halawa Says:

    perantaraan di kabu paten nias selatan semoga damai dan menyatukan arah serta tu juan itu lah harapan kami sebagai masyarakat nias selatan

    namun ada pun yang kami pesan agar pembangunan di dusun dusun semoga di perhatikan karna masyarakat dalam posisi sekarang telah bangga dengan pemimpin2 kabu paten nias selatan dan kemajuannya luar buasa yaahowu

  7. 17
    donal zebua Says:

    klo menurut saya. anggaran2. yg di usulkan pak bupati trsebut.
    sangat tidak efesien. apa lgi mobil mewah untuk dinas. jgn dunk pak bupati. liat dlu masryakat bwh pak.
    contoh lh pak iskan dahlan. sangat sederhana.
    liat lh pak jokowi gubernur DKI. bgaiaman cara nya mensejahtrakan rakyat nya. melalui program kartu sehat.
    dan jg fasilitas pendidikan di desa2 pak..
    gtu pak bupati.. ne hnya masukan az loh pak.jd tunjukkn pak kinerja yg sifat nya mm’bangun pak. tmpa ada KKN di pemerintahan bpk.
    klo bisa pak undang para media ke nisel. biar tau publik kinerja bpk slma bpk jd kepala da’erah..
    ya’ahowu pak bupati..

Pages: « 1 [2] Show All

Leave a Reply

Comment spam protected by SpamBam

Kalender Berita

February 2013
M T W T F S S
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
25262728