Yasonna H Laoly (Foto: FB)

Yasonna H Laoly (Foto: FB)

NIASONLINE, JAKARTA – Tahun ini, pemerintah pusat mengalokasikan anggaran untuk pengembangan bandara Binaka, Nias.

Dana yang belum diketahui pasti besarannya tersebut, akan digunakan untuk perluasan dan penambahan panjang landasan pacu bandara tersebut.

Kepastian pengalokasikan anggaran tersebut, diungkap anggota DPR RI asal daerah pemilihan Pulau Nias Yasonna H Laoly.

Dia menjelaskan, persetujuan itu diberikan oleh Menteri Perhubungan EE Mangindaan menyusul pertemuan yang dilakukan beberapa bulan sebelumnya bersama para kepala daerah dari lima daerah di Pulau Nias.

Dia menjelaskan, yang hadir pada pertemuan tersebut, selain dirinya adalah Bupati Nias, Walikota Gunungsitoli, Bupati Nias Barat, Bupati Nias Utara dan Wakil Bupati Nias Selatan.

“Pak Menteri setuju dan akan mengalokasikan anggaran tersebut tahun ini,” ujar dia saat dikonfirmasi Nias Online, Rabu (23/1/2013).

Saat ini, Bandara Binaka memiliki landasan pacu dengan lebar 30 meter dan panjang 1.800 meter. Rencananya, landasan pacu tersebut akan ditingkatkan dengan panjang mencapai 2.500 meter atau penambahan 700 meter lagi.

Karena landasan pacu yang pendek tersebut, bandara itu hanya bisa didarati pesawat-pesawat kecil sejenis Cassa, Cessna, Fokker dan ATR. Pesawat berbadan lebar seperti Boeing dan Airbus belum bisa mendarat di sana.

Dalam pertemuan itu, juga diminta adanya perhatian pada pengembangan bandara Lasondre di Pulau-Pulau Batu, Nias Selatan. Juga adanya penambahan kapal ferry ke Nias Selatan.

Pesawat BAE-100 Manunggal Air Service di Bandara Binaka, 4 Januari 2013 (Foto: Dewi Nehe)

Pesawat BAE-100 Manunggal Air Service di Bandara Binaka, 4 Januari 2013 (Foto: Dewi Nehe)

Sidang Raya PGI

Yasonna menjelaskan, pembangunan infrastruktur vital di Pulau Nias sangat mendesak dilakukan tahun ini. Pasalnya, pada 2014, di Pulau Nias akan ada perhelatan nasional berupa Sidang Raya ke-16 Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia (PGI).

Pada acara tersebut, perwakilan gereja-gereja dari seluruh Indonesia bahkan dari luar negeri juga akan hadir. Dan seperti biasa, presiden pasti diundang dan biasanya menghadiri acara pembukaan.

“Karena 2014 ada event besar di Nias, Sidang Raya PGI. Jadi, perlu perbaikan infrastruktur termasuk perbaikan jalan,” kata dia.

Mengenai besaran dana yang dialokasikan, Yasonna belum bisa memastikannya karena belum mengeceknya lagi. (EN)

Facebook Comments