Tarif Dasar Listrik Naik per 1 Januari 2013, Ini Daftarnya per Golongan

Wednesday, January 2, 2013
By susuwongi

Ilustrasi (Foto: IST)

NIASONLINE, JAKARTA – Saat yang ditunggu-tunggu tiba. Memasuki tahun baru, 2013, rakyat Indonesia ‘dihadiahi’ kebijakan baru berupa kenaikan tarif dasar listrik (TDL).

Kenaikan ini memang tidak menyasar konsumen masyarakat kecil yang rata-rata menggunakan listrik 450-900 VA.

Tapi, mau tidak mau, kenaikan ini akan berdampak pada kenaikan harga-harga barang mengingat kenaikan yang dilakukan setiap tiga bulan tersebut menyasar kalangan industri dengan konsumsi listrik 1.300 VA ke atas.

Kenaikan per tiga bulan dipatok rata-rata 4,3% dan maksimal total 15% dalam satu tahun.

Berikut adalah daftar kenaikan TDL berdasarkan golongan:

I. Golongan Sosial (S)
– S2 daya 1.300 Volt Amper (Va) Tegangan Rendah, naik 4% dari tarif awal Rp 605 per Kwh menjadi Rp 629 per Kwh.
– S2 daya 2.200 Va (TR) naik 4% dari tarif awal Rp 650/Kwh menjadi sebesar Rp 679/Kwh.
– S2 daya 3.500 Va sampai 200 Kva naik 4,5% dari tarif awal Rp 755/Kwh menjadi Rp 789/Kwh.
– S3 daya > 200 Kva naik 5% dari tarif awal Rp 761 menjadi Rp 799/Kwh.

2. Golongan Rumah Tangga (R)
– R1 daya 1.300 Va naik 5,5% dari tarif awal Rp 790/Kwh menjadi Rp 833/Kwh.
– R1 daya 2.200 Va naik 6% dari tarif awal Rp 795/Kwh menjadi Rp 843/Kwh.
– R2 daya 3.500 Va – 200 Kva naik 6,5% dari tarif awal Rp 880/Kwh menjadi Rp Rp 948/Kwh.
– R3 daya > 200 Kva naik 3,55% dari tarif awal Rp 1.154 per Kwh menjadi Rp 1.195/Kwh.

3. Golongan Bisnis (B)
– B1 daya 1.300 Va naik 5% dari tarif awal dari Rp 795/Kwh menjadi Rp 835/Kwh.
– B1 daya 2/200 Va sampai 5.500 Va naik 5% dari tarif awal Rp 905/Kwh menjadi Rp 950/Kwh.
– B2 daya 6.600 Va sampai 200 Kva naik 5,56% dari tarif awal Rp 1.151/Kwh menjadi Rp 1.215/Kwh.
– B3 daya > 200 Kva naik 11,30% dari tarif awal Rp 876/Kwh menjadi Rp 975/Kwh.

4. Golongan Industri (I)
– I1daya 1.300 Va naik 5% dari tarif awal Rp 765/Kwh menjadi Rp 803/Kwh.
– I1 daya 2.200 Va naik 5% dari tarif awal Rp 790/Kwh menjadi Rp 830/Kwh.
– I1 daya 3.500 Va 14 Kva naik 5% dari tarif awal Rp 915/Kwh menjadi Rp 961/Kwh.
– I2 daya 14 Kva sampai 200 Kva naik dari tarif awal Rp 870/Kwh menjadi Rp 914/Kwh.
– I3 daya >200 Lva Tegangan Menengah naik 3,50% dari tarif awal Rp 731 menjadi Rp 757/Kwh.
– I4 daya 30.000 Kva Tengangan Tinggi ke atas naik 4% dari tarif awal Rp 605 menjadi Rp 629/Kwh

4. Golongan Pemerintah
– P1 daya 1.300 Va naik 4,5% dari tarif awal Rp 880/Kwh menjadi Rp 920/Kwh.
– P1 data 2.200 Va sampai dengan 5.500 Va naik 5% dari tarif awal Rp 885/Kwh menjadi Rp 929/Kwh.
– P1 6.600 Va sampai 200 Kva naik 5,45% dari tarif awal Rp 1.157/Kwh menjadi Rp 1.220/Kwh.
– P2 > 200 KVa naik 6% dari tarif awal Rp 813/Kwh menjadi Rp 862/Kwh.
– P3 naik 5% dari tarif awal Rp 820/Kwh menjadi Rp 861/Kwh. (EN)

Tags:

10 Responses to “Tarif Dasar Listrik Naik per 1 Januari 2013, Ini Daftarnya per Golongan”

  1. 1
    efriyanto rasmin Says:

    berapa tarif dasar listrik 450-9000va

  2. 2
    mardiono Says:

    oce

  3. 3
    Yuniew Says:

    Selama ini di Nias saya melihat perhitungan rekening listrik yang dibayarkan pd counter PLN itu sepertinya perlu diaudit. Soalnya ada beberapa pelanggan yang 450 w memiliki 2 titik bola lampu @ 5 watt (rumah tanpa didiami) namun mereka membayar setiap bulannya rata rata / interval 75000 keatas setiap bulannya.

    Keanehannya didalam menetapkan jumlah rekening yg wajib dibayarnya itu adalah “JURU CATAT METERAN” sejak rumah itu berdiri / dipasang aliran listrik tidak pernah menginjak kan kaki diwilayah itu. boro boro untuk mencatat meteran dirumah tersebut. Sementara yang lainnya mengaku didatangi Juru catat meteran setiap bulannya, tapi mengamati meteran mereka hanya membutuhkan waktu dalam hitungan SECON/DETIK lalu berlalu sambil mencatat buku ditangannya ( ternyata pekerja catat meter seperti super jenius mengamati sederet angka dengan cepat dalam meteran yg agak kabur karena debu dan dengan jarak ketinggian 1,5 – 2 meter, lalu mencatatnya).

    Pertanyaannya, bagaimana menetapkan jumlah pembayaran rekening listrik itu dilakukan oleh PLN? Padahal tdl sebelum kenaikan 2013 masih kisaran Rp.790, -/Kwh?

    Padahal setiap hari keterlambatan pembayaran rekening listrik pelanggan dikenakan denda Rp.3000, –

    Apalagi PLN Nias sampai sekarang tidak pernah memberikan kompensasi kepada pelanggannya setiap kali pemadaman arus yang dalam seharinya 4-6 kali (sering disebut sebut sbg akibat blackout) yang seharusnya mengurangi biaya tagihan rekening listrik dibulan berikutnya, sebagaimana yg dikampanyekan petinggi PLN di Jakarta melalui TV beberapa waktu lalu.

    lalu berapa duit dibebankan pada pelanggan jika 3 – 6 kali padam arus listriknya dalam seharinya? selanjutnya berapa duit dalam sebulan s/d setahunnya jika jumlah pelanggan sebanyak 35000 meteran saja sepulau nias? pertanyaan lanjut dikemanakankah kompensasi arus padam yang berulang kali dalam sehari itu, setelah ditarik dari pelanggan itu? terakhir dikemanakankah dana denda keterlambatan itu?

    hal inilah yang saya maksudkan baiknya dilakukan audit oleh auditor publik. Tujuannya agr pelayanan PLN sebagai BUMN dapat lebih baik kedepannya. Komentar ini berdasarkan keadaan yg terjadi selama ini. Mohon maaf sebelum dan sesudahnya.

  4. 4
    Dramanian Says:

    Pantesan tagihan listrikku naik drastis. Makasih infonya

  5. 5
    sensian Says:

    setujuuuu sama yuniew…smw BUMN n PEMERINTAHAN PERLU & HARUS DIAUDIT! terlebih PDAM!!!

  6. 6
    BINTANG Says:

    TO.YUNIEW….betul mbak pln hrus di audit banyak sarangnya. tapi kalo maslah pembyaran di rumah kita kan dah ada kwh meter, nah gunanya kwh kan tuk megukur pemakaian per bulan. cocok ndak stand angka meter di rekening dngn stand angka yg di tempel setiap bulan/ pada kwh meternya.itu yg saya tau kegunaan kwh meter . trimksih

  7. 7
    Doni Dwi Prasetyo Says:

    cara penghitungan tagihan listrik dengan daya197000 yg tepat bagai mana iah?

  8. 8
    Syahara Says:

    Angka meteran jumlah pemakaian listrik di struk pembayaran dgan angka meteran listrik dirumah g pernah sma,selalu lbh. Misalkan angka meter dirumah 5000,di struk tertulis 6500.
    Bgmana bisa kami sllu mnbyar biaya listrik yg belum prnah kami pakai.
    Petugas pencatat meteran listrik pernah dtg melihat angka meter listrik dirumah,tp entah tujuannya apa dn kegiatan si pencatat itu tdk merubah perbedaan dri struk dn meteran listrik.
    Sy pernah berniat untuk komplain ke PLN setempat,tp dari cerita beberapa org yg pernah komplain,karyawan PLN tdk pernah menindaklanjuti dgn baik,malah selain di “ping pong kesana kemari”, ada jg yg kena bentak sm karyawan PLN. Itu yg membuat sya membatalkan niat,lebih baik sya sibukkan diri dgan cari uang utk membayar biaya listrik siluman drpd kehabisan tenaga meminta keadilan.
    Tp parahnya,semakin sya diam,biaya listrik semakin ditinggikan,seperti sekarang sya sdh hrus membayar sebesar Rp. 804.125,-

  9. 9
    Gandi Boima Says:

    jadilah petugas yang baik.

  10. 10
    Grosir Gamis Oka Oke Says:

    mbak syahara, banyak kasus yg sama dialami mbak, daripada mendatangi ke kantor PLN, butuh waktu, resiko dibentak petugas PLN, menyiapkan berkas2,, coba aja mbak nulis di kolom keluhan pelanggan di blog PLN 123,, saya baca disana tanggapan PLN lumayan serius koq

Leave a Reply

Kalender Berita

January 2013
M T W T F S S
« Dec   Feb »
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
28293031