Kristen Neel, seorang remaja putri Amerika berusia 18 tahun pendukung calon presiden dari Partai Republik Mitt Romney, sungguh-sungguh malang. Calon idolanya dikalahkan oleh Barack Obama dari Partai Demokrat, dan menjadi bahan olok-lokan di dunia maya setelah dia menulis di akun Twitter-nya bahwa Australia memiliki Presiden yang beragama Kristen.

Sejumlah pendukung Mitt Romney berniat pindah ke Australia untuk menghindari kepemimpinan Barack Obama, yang menurut sebagian dari mereka, seorang Muslim.

Sebagai warga negara adidaya ernyata tidak menjamin kecakapan dan kecermatan Kristen Neel – yang berasal dari negara bagian Georgia – termasuk dalam hal mencari informasi yang akurat.

Kristen Neel menyangka Australia memiliki seorang presiden, padahal kepemerinatahan Australia dipimpin oleh seorang Perdana Menteri. Sementara Gubernur Jenderal mewakili Ratu Inggris, Elizabeth, yang merupakan kepala negara simbolis Australia.

Kristen Neel juga menyangka pemimpin pemerintahan Australia sekarang seorang Kristen. Padalah Perdana Menteri Julia Gillard dari Partai Buruh adalah seorang Ateis, dan hidup bersama pasangannya – Tim Mathieson – di luar nikah.

Krsiten Neel tidak tahu bahwa Perdana Menteri Australia sekarang perempuan seperti terlihat dari tulisannya yang menggegerkan itu:

I’m moving to Australia because their president is a Christian and actually supports what he says,” tulis Krsiten, yang mendapat sejumlah respon antara lain:

Perdana Menteri kami adalah seorang perempuan, seorang ateis yang tinggal bersama pasangannya tanpa ikatan pernikahan. Saya pikir Anda tidak senang tinggal di sini,” tulis Ian Cuthbertson editor TV pada harian The Australian. Suatu tanggapan yang simpatik tentunya.

Lain lagi dengan tanggapan seseorang dengan identitas @Patrickavenell yang sungguh menusuk hati:

Selamat karena menjadi orang paling tolol di dunia.” (*/brk)

Facebook Comments