Plt. Kadis Dukcapil Kabupaten Nias Selatan Restu Jaya Duha (Foto: EN)

NIASONLINE, Jakarta – Hingga 18 Juli 2012, sebanyak 10.330 warga Nias Selatan telah menjalani perekaman data untuk pembuatan KTP elektronik (e-KTP).

Meski begitu, sampai saat ini masih terdapat tiga kecamatan lagi yang belum bisa melakukan perekaman. Ketiga kecamatan itu adalah Pulau Pulau Batu Timur, Hibala dan Susua.

“Alat e-KTP belum terpasang oleh konsorsium. Saya sudah hubungi pusat (Kemdagri), dan sedang dikoordinasikan,” ujar Plt. Kadis Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Nias Selatan Restu Jaya Duha kepada Nias Online, Kamis (19/7/2012).

Dia mengatakan, pihak Kemadagri telah menjanjikan peralatan itu akan datang minggu ini, namun sampai sekarang belum ada realisasinya.

Kendala

Restu juga menjelaskan, terdapat beberapa kendala dalam pelaksanaan perekaman itu. Di antaranya, belum berfungsi maksimalnya peralatan. Sebab, ada beberapa kecamatan yang baru satu alatnya yang berfungsi. Seharusnya, setiap kecamatan memfungsikan dua alat.

Kendala lainnya, sering terjadinya pemadaman listrik PLN, terutama pada hari dan jam kerja. Bahkan, ada yang enam kecamatan yang tidak teraliri listrik PLN sama sekali sehingga harus dibantu dengan menggunakan genset.

Belum terlalu mahirnya sejumlah pendamping kecamatan dan operator dalam melakukan perekaman juga menjadi kendala di lapangan.

Untuk mencari solusi dari berbagai kendala itu, kata dia, pada Jum’at (besok, 20/7/2012)) akan digelar rakor e-KTP Nisel. Seluruh SKPD, Camat, PLN, pendamping kecamatan turut diundang dalam pertemuan yang akan dipimpin oleh Bupati Nisel Idealisman Dachi tersebut. (EN)

Facebook Comments