Mau Adukan Kasus Korupsi Secara Rahasia? Manfaatkan Saja KPK Whistleblower’s System

Wednesday, June 27, 2012
By susuwongi

Logo KPK Whistleblower’s System (KWS) (Foto: EN)

NIASONLINE, Jakarta – Akhir-akhir ini Komisi Pemberatasan Korupsi (KPK) makin rajin melakukan tangkap tangan pelaku korupsi.

Bahkan, kali ini, tidak lagi melulu terjadi di Jakarta dan sekitarnya, tapi juga di daerah yang sangat jauh sekalipun.

Publik juga dibikin terkejut, tidak hanya dengan penangkapan itu, tapi juga dengan banyaknya bukti atau keterangan yang memberikan indikasi, yang bisa menuntun KPK mengungkap sebuah kasus.

Yang terbaru adalah penangkapan pengusaha yang diduga memberikan suap kepada pejabat tinggi kabupaten Buol di Sulawesi Tengah. Kasus itu, sebagaimana kasus-kasus lainnya, ternyata berhasil dibongkar berdasarkan informasi yang masuk dari masyarakat.

Nah, siapa masyarakat itu? Bisa yang terlibat kasus, yang mengetahui kasus ataupun perantara yang dipasok info oleh orang yang mengetahui kasus itu.

Lalu, bagaimana kabar itu kemudian sampai kepada KPK? Inilah yang penting untuk diketahui.

Selama ini, KPK menyediakan berbagai saluran untuk melaporkan dugaan perbuatan korupsi. Yakni, melalui laporan langsung dengan datang ke kantor KPK, melalui telpon, email dan SMS.

Namun, masih ada satu lagi yang selama ini kurang banyak diketahui masyarakat sebagai saluran informasi kepada KPK. Bahkan, saluran ini bisa dikatakan jauh lebih aman dibanding beberapa saluran lainnya. Saluran itu bernama KPK Wistleblower’s System (KWS).

Dikutip dari situs resmi KPK, Direktur Pengaduan Masyarakat KPK, Eko Marjono mengungkapkan, setiap bulan rata-rata gabungan pengaduan melalui email, surat, telepon, SMS dan online melalui KWS mencapai 500 aduan. Sedangkan pengaduan secara langsung, ternyata hanya sekitar 6-10 pengaduan per bulan.

Sistem pengaduan KWS dirancang khusus menjadi wadah bagi pihak-pihak yang tahu adanya indikasi atau perbuatan korupsi namun merasa tidak aman untuk melaporkannya secara terbuka.

Bisa karena adanya keterkaitan dengan pelaku, bagian dari perbuatan korupsi itu atau karena faktor ketidakamanan dirinya.

Nah, bagaimana cara mengakses dan memanfaatkan jalur pengaduan online itu? Begini caranya.

1. Pelapor masuk ke halaman situs KPK di www.kpk.go.id dan kemudian mengklik link khusus KWS pada bagian bawah pojok kiri. Atau bisa juga langsung ke link ini: http://kws.kpk.go.id/.

2. Setelah terbuka, silakan membaca petunjuk dan kemudian klik pada menu “Klik di Sini Untuk Melapor”. Itu akan membawa pada tampilan pertama halaman pengaduan.

3. Pada tampilan itu ada dua petunjuk. Di anjurkan mendaftar dulu dengan menekan tombol “login”. Dan bila sebelumnya sudah memiliki kode akses “login” maka bisa langsung masuk ke tombol “Kirim Pengaduan”.

4. Selanjutnya, akan muncul tampilan halaman pengaduan yang lebih detil. Silakan mengikuti petunjuknya sampai selesai.

5. Tidak hanya memberi keterangan atau informasi, dalam laporan itu bisa juga memasok berkas dokumen, foto hingga nomor kontak orang-orang yang terkait dengan pengaduan.

Kerahasiaan Terjamin

Untuk menjamin kerahasiaan dan keamanan pelapor, sistem ini selalu disertai dengan penjelasan dan peringatan tentang apa yang harus dilakukan pelapor yang menghindarkannya dari kemungkinan membuka atau memberi petunjuk mengenai identitasnya. Terutama bila si pelapor memang menginginkan dirinya benar-benar rahasia.

Sistem ini memberikan perlindungan kerahasiaan identitas pelapor, menyediakan fasilitas kotak komunikasi yang bisa diakses menggunakan nama samaran dan kata sandi yang hanya diketahui pelapor.

Dalam penjelasannya, KPK memastikan bahwa sistem kerahasiaan pelaporan itu telah disertifikasi dan dengan metode enkripsi dan prosedur pengamanan khusus.

Beberapa hal yang harus dilakukan untuk membantu memperkuat kerahasiaan pelapor. Salah satunya, menggunakan PC/Laptop di tempat umum (contohnya melalui kafe internet) dan tidak menggunakan perangkat internet pribadi yang memungkinkan untuk dideteksi.

Untuk tindak lanjut laporan, KPK akan memberikan respons yang berkaitan dengan status pengaduan melalui kotak komunikasi rahasia.

“KPK akan merahasiakan informasi pribadi Anda sebagai whistleblower, KPK hanya fokus pada kasus yang dilaporkan,” seperti dikutip dari situs itu.

Nah, anda ingin berkontribusi memberantas korupsi dengan cara yang aman, silakan manfaatkan fasilitas KWK itu. Dijamin aman. (EN)

38 Responses to “Mau Adukan Kasus Korupsi Secara Rahasia? Manfaatkan Saja KPK Whistleblower’s System”

Pages: « 1 2 3 [4] Show All

  1. 31
    Laode Gafur Says:

    KPK seharusnya membentuk team pemeriksa yang betul-betul memeriksa dan tidak ada toleransi jika terjadi KKN walaupun 100.000 Rp. krn 100.000 RP itu mungkin 1 item bagaimana kalau banyak dan sdh waktu yang lama

  2. 32
    Mang Ended Says:

    dana 1 milar setiap
    ternyata minim pengawasan

  3. 33
    Sulistyo Wati Says:

    Bagaimana caranya melaporkan penerima tunjangan sertifikasi tetapi sebenarnya tidak mengajar, sedangkan orangnya sebentar lagi mau pensiun? Bukti tidak ada karena data dimanipulasi

  4. 34
    Achmad Mansyur Says:

    Bagaimana cara mengadukan ketua rt ditempat kami yang tidak benar dan selalu buat masalah

  5. 35
    Sumar Mardi Says:

    data / persyaratan apa yang perlu untuk daftar lapor ke KPK?

  6. 36
    Bang Bejok Says:

    saya sangat setuju pak.sudah terlalu bnyk pejabat makan uang rakyat.daerah kami termasuk basis korupsi

  7. 37
    Sibolangk Says:

    BAGAIMANA CARA MENGATASI PROYEK YG TIK ADA LAJUTYA PADAHAL ITU SUDAH ANGARAN TAHUN 2015 BAGAIMNA MENGUSUT YA ORANG2 YG DEKAT PEMKOT MOJOKERTO MOHON BANTUANYA PARA PEJABAT PEMKOT MOHON BANTUANYA ATAU KASI NOMER TELPONYA dari simongagrok jublang sari

  8. 38
    Hendri Hermawan Says:

    Pembangunan uper cisokan wilayah bandung barat kecamatan rongga diduga ada korupsi tolong di tinjou ulang dong masa yng ga kena dampak dapet uwang bayak kan ga mungkin

Pages: « 1 2 3 [4] Show All

Leave a Reply

You must be logged in to post a comment.

Kalender Berita

June 2012
M T W T F S S
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
252627282930  

User Login