Ekspresi penonton sepakbola pada Piala Eropa 2012 (Foto: vivanews.com)

NIASONLINE, JAKARTA – Mumpung pertandingan sepakbola pada Piala Eropa malam ini masih beberapa jam lagi, dan masih banyak pertandingan ke depan, sebaiknya Anda memperhatikan hasil riset berikut.

Sebuah studi yang dipimpin oleh Dr Alicia salvador dari Universitat de Valencia menunjukkan, menonton sepakbola justru tidak baik untuk kesehatan.

Seperti dilaporkan Sains Daily, hasil studi itu menunjukkan, para penonton bola cenderung mengalami peningkatan testoteron dan kortisol, selama menonton pertandingan sepak bola.

Kortisol sendiri adalah hormon stres utama dalam tubuh dan terkait dengan sejumlah masalah kesehatan, termasuk obesitas.

Melalui penelitian yang diterbitkan baru-baru ini dalam jurnal PLoS ONE, Salvador membuktikan melalui serangkaian analisis dari jumlah pendukung tim sepak bola Spanyol saat menonton pertandingan melawan tim Belanda di Piala Dunia 2010 di negara itu.

Salvador, dalam penelitiannya, meminta para pendukung untuk menyampaikan harapan dan perasaan sebelum pertandingan. Kemudian, tingkat testoteron dan kortisol mereka sebelum, selama dan setelah pertandingan diukur.

Kemudian, Salvador memperhatikan respons piskologis ketika seseorang sambil menonton kompetisi, dimana kekalahan atau kemenangan berada di luar kendali mereka. Hasilnya, testoteron dan kortisol meningkat ketika seseorang menghadapi situasi kompetitif yang paling bergairah dan memiliki peningkatan stres secara maksimal. Terutama pendukung fanatik yang usianya masih muda.

Dengan studi ini, Salvador juga membuktikan bahwa pendukung sepak bola fanatik lebih rentan mengalami stres bila dibandingkan dengan kondisi penggemar yang menonton olahraga lainnya seperti, basket dan judo.

Hasil studi ini mendukung studi terdahulu oleh peneliti dari Amerika Serikat, Dr Jens Dulevey yang menunjukkan bahwa sepak bola dapat menghasilkan stres jangka pendek.

Hasil studi Jens kepada 2.000 penggemar sepakbola menunjukkan, adanya peningkatan tekanan darah yang mencapai lebih dari 30% saat menonton permainan tim favoritnya. Mereka terbawa dalam pertandingan tersebut yang mengakibatkan munculnya lonjakan emosional.

Perasaan emosional ini akan memuncak tatkala wasit membuat kesalahan yang merugikan tim favoritnya itu.

Tentu saja, selain menyebabkan stress, menonton sepakbola yang seringkali memaksa untuk begadang pada dinihari, juga tidak baik untuk kesehatan. Juga untuk pekerjaan karena ketika bekerja, stamina tidak fit dan bawaannya mengantuk. (en/SPC)

Facebook Comments