Bupati Idealisman Janji Telusuri Kesalahan Informasi di Situs Resmi Disbudpar Nias Selatan

Tuesday, June 5, 2012
By susuwongi

Rumah Tradisional di Desa Bawömataluo. Rumah serupa juga ditemukan di beberapa desa di Kabupaten Nias Selatan (Foto: Etis Nehe)

NIASONLINE, JAKARTA – Bupati Nias Selatan (Nisel) Idealisman berjanji akan menelusuri masalah penyajian informasi yang salah tentang situs tujuan wisata yang disajikan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Nias Selatan.

“Ok, saya akan telusuri,” ujarnya kepada Nias Online melalui pesan singkat ketika dimintai tanggapan terkait pemuatan informasi yang salah dan yang telah dibiarkan berbulan-bulan tanpa perbaikan di situs www.southniastourism.com, Senin (04/6/2012).

Seperti diberitakan sebelumnya, situs tersebut sudah mulai tayang sejak tahun lalu.
Namun, sangat disesalkan, meski menyandang status “Situs Resmi Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Nias Selatan’ dan menggunakan logo dinas tersebut, ternyata situs itu sudah lama tidak diperbarui.

Di antaranya, pada menu ‘Tujuan Wisata’. Di sana hanya ada nama beberapa desa yang menjadi daerah tujuan wisata seperti, Bawömataluo, Orahili, Hilisimaetanö, Pantai Sorake, Pantai Lagundri, dan Botohili Tanö. Padahal, masih banyak obyek wisata lainnya di Nias Selatan.

Kemudian, ternyata nama-nama desa itu tidak semuanya semua berisi informasi yang dibutuhkan bila di’klik’. Hanya deskripsi tujuan wisata di desa Bawömataluo, Pantai Sorake dan Pantai Lagundri yang ada.

Nah, yang lebih fatal lagi, deskripsi yang diberikan, khususnya pada daerah tujuan wisata Desa Bawömataluo, salah total. Mulai dari foto desa hingga beberapa informasi yang diberikan.

Pada deskripsi tersebut, foto desa Bawömataluo justru menggunakan foto rumah tradisional dari salah satu daerah/suku di daratan Sumatera Utara. Tidak hanya itu, keterangan yang diberikan juga banyak yang tidak benar.

Foto rumah tradisional dari daerah lain yang ditampilkan pada profil Desa Bawömataluo di situs www.southniastourism.com yang berbeda dengan foto asli rumah tradisional di Desa Bawömataluo seperti ditampilkan di atas (foto pertama) (Foto: Etis Nehe)

Seperti usia rumah adat dan jarak antara Bandara Binaka menuju desa tersebut yang tertulis hanya 15 kilometer. Padahal sejatinya, sekitar 120 kilometer. Kelihatannya, deskripsi itu asal copy dari tulisan yang akurasinya tidak tepat.

Dari pantauan Nias Online, kesalahan ini sudah lama terjadi dan tampaknya tidak dipedulikan oleh pihak terkait.

Pihak terkait juga tidak memberikan keterangan apakah informasi tersebut tidak benar adanya, dalam perbaikan atau sebaliknya, menonaktifkan situs itu agar tidak terus menyajikan informasi yang salah.

Untuk diketahui, situs tersebut mengingat menjadi representasi pariwisata Nias Selatan, akan banyak yang melihatnya. Tentu saja, terlalu ceroboh bila harapannya menarik minat wisatawan, tapi menyajikan informasi yang tidak menari, tidak lengkap, dan apalagi salah fatal. (EN)

Tags: ,

Komentari

Kalender Berita

June 2012
M T W T F S S
« May   Jul »
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
252627282930