BPK: Modus Korupsi Dana BOS, Kepala Sekolah Diminta Setor ke Pejabat Terkait

Friday, April 27, 2012
By susuwongi

Wakil Ketua Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Hasan Bisri (Foto: mediaindonesia.com)

NIASONLINE, JAKARTA – Meski mekanisme penyaluran dana bantuan operasional sekolah telah diubah, namun peluang korupsinya masih tetap terbuka. Modusnya, dengan meminta kepala sekolah menyerahkan yang kepada pejabat tertentu di kabupaten/kota.

Mekanisme penyaluran yang diubah, tidak menutup celah untuk tindakan korupsi dana BOS tersebut. Tahun ini, langsung dikirimkan langsung ke rekening sekolah. Kalau tahun lalu, penyaluran masih melalui kas daerah di setiap kabupaten/kota.

Bagaimana modusnya?

“Bisa saja terjadi kalau kepala sekolah diminta menyetorkan sejumlah uang ke kepala dinas pendidikan di kabupaten/kota,” ujar Wakil Kepala Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Hasan Bisri di Jakarta, seperti dikutip dari detik.com, Jum’at (27/4/2012).

Meski begitu, Hasan mengakui, walau hal itu terjadi, namun sulit membuktikannya karena bergantung pada pengakuan kepala sekolah. Namun, dia sangat yakin, korupsi dengan modus seperti itu tetap terjadi.

Hasan juga minta masyarakat, khususnya Komite Sekolah agar aktif mengawasi penggunaan dana BOS tersebut agar manfaatnya bisa dirasakan oleh para murid. Namun, dia juga pesimistis karena, katanya, banyak juga Komite Sekolah yang berkolusi dengan kepala sekolah.

“Sayangnya, banyak Komite Sekolah yang kolusi dengan kepala sekolah, sehingga tidak melakukan pengawasan dengan baik,” jelas dia.

Tahun ini, pemerintah menyalurkan dana BOS sebesar Rp 23,5 triliun. Mekanisme penyalurannya juga diubah. Bila tahun lalu disalurkan melalui kas daerah, tahun ini disalurkan langsung ke rekening sekolah.

Pemerintah mengubah mekanisme penyaluran itu karena dengan melalui kas daerah, selain membutuhkan waktu lama dalam proses pencairannya, juga rawan dimanfaatkan atau dikorupsi. (EN/dtk)

Tags:

4 Responses to “BPK: Modus Korupsi Dana BOS, Kepala Sekolah Diminta Setor ke Pejabat Terkait”

  1. 1
    Darwis Zagoto Says:

    Inilah permainan Sdr.Philianus Telaumbanua, SPd Kabid Dikdas Kab.Nias Selatan saat ini kongkalikong dengan para Kepala Sekolah 5%. Baiknya diusut itu pak Hasan.

  2. 2
    zaki Says:

    innalillah

  3. 3
    Zagoto, Marsel Says:

    Ap yang telah disampaikan oleh BPK, jelas bahwa memang benar ada kasus korupsi terhadap penggunaan Dana BOS, itu terjadi karena Pengawasan yang tidak berjalan serta adanya kerjasam/kongkalikong antara pejabat Di Dinas. Apapun alasannya bahwa Kepala Sekolah akan tetap tunduk apabila pejabat Di Dinas meminta sebagian dari Dana BOS. Kenapa? Sebab urusan administrasi masih tetap berhubungan dengan Dinas. Dan biar mulus pengurusannya maka harus ada imbalan seperti ap yang telah dijelaskan oleh BPK. Begitu juga dengan Kab. Nias Selatan, Kepala Sekolah tidak bisa buka mulut karena taruhannya adalah jabatannya. Kita udah tahu hal itu (ancaman).

  4. 4
    wilhelmus famaati hia Says:

    Setiap perbuatan yang kita lakukan lambat laun akan diketahui oleh sesama kita. Jadi hendaknya kita melakukan sesuatu sesuai dengan kehendak Sang Pencipta karena kaita secitra dengan Allah. Manusia sering jatuh pada keinginan untuk maelakukan ini, dan itu. Bukan hanaya terbatas pada kebutuhan tapi ingin lebih. Akhirnya menghalalkan segala cara. Mentalitas yang seperti itu perlu dikikis mulai sejak dini.

    Terima kasih.

Leave a Reply

Kalender Berita

April 2012
M T W T F S S
« Mar   May »
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
30