Logo HIMNI (Foto: niaspost.com)

NIASONLINE, JAKARTA – Himpunan Masyarakat Nias Indonesia (Himni) wilayah Sumatera Utara (Sumut) akan menggelar musyawarah daerah (Musda) pada 13-14 Juli 2012.

“Acaranya akan digelar di Medan selama dua hari. Satu hari untuk kegiatan diskusi dan satu hari berikutnya untuk kegiatan Musdanya sendiri,” ujar Ketua Panitia Musda Himni Sumut Turunan Gulö kepada Nias Online di Jakarta, Rabu (18/4/2012).

Turunan menjelaskan, pada hari pertama, akan digelar diskusi dengan dua tema. Pertama, terkait pembentukan provinsi Kepulauan Nias. Topiknya, kata dia, Urgensi, Prospek dan Strategi Perjuangan Pembentukan Provinsi Kepulauan Nias.

“Terkait urgensi, sampai saat ini masih banyak yang belum tahu mengenai rencana itu. Bahkan di Medan saja, belum pernah ada diskusi soal pentingnya pembentukan provinsi Kepulauan Nias tersebut,” jelas dia.

Terkait prospeknya, panitia akan menghadirkan pembicara dari Kementerian Dalam Negeri, Komisi II DPR RI dan juga kalangan akademisi.

Tema kedua, jelas dia,tentang Desain Pembangunan Kepulauan Nias Sebagai Kesatuan Geografis. Latarbelakang teman ini adalah adanya cibiran terhadap para kepala daerah di lima daerah di Pulau Nias yang dianggap ‘bermain sendiri’. Masing-masing sibuk memikirkan daerah sendiri dan tidak memikirkan pembangunan yang strategis yang menjadi kebutuhan kelima daerah.

“Ada cibiran soal langkah-langkah para kepala daerah itu. Diskusi ini akan membahas bagaimana peran masing-masing kepala daerah di sana,” jelas dia.

Untuk tema kedua ini, kata dia, salah satu pembicara yang direncanakan akan dihadirkan adalah Max Pohan, seorang Deputi di Kementerian Bappenas.

Pada hari kedua, kata pria yang juga anggota KPUD Sumut tersebut, akan diisi dengan kegiatan Musda, di antaranya pemilihan pengurus baru. Saat ini, Himni Sumut diketuai oleh Sudirman Halawa, yang juga anggota DPRD Sumatera Utara. (EN)

Facebook Comments