NIASONLINE , JAKARTA – Kebakaran yang melanda gedung sekolah SMA Swasta BNKP Gunungsitoli pada Minggu (8/4/2012) lalu menimbulkan kerugian besar bagi pengelola sekolah itu.

“Total kerugian akibat kebakaran, setelah kami konfirmasi dengan pihak yayasan ditaksir lebih dari Rp 2 miliar,” ujar Kepala Sekolah SMA Swasta BNKP Gunungsitoli Asa’aro Telaumbanua kepada Nias Online melalui telpon selulernya, Jum’at (13/4/2012).

Dia merinci, kebakaran menghabiskan delapan ruangan belajar, satu aula, ruang kepala sekolah, ruang wakil kepala sekolah, ruang tata usaha, ruang BK, satu ruang guru, dan satu kantin.

“Totalnya, 15 ruangan. Turut terbakar juga tiga unit komputer, printer dan seluruh perabotan seperti meja, kursi dan lemari. Tapi tidak ada korban jiwa,” jelas dia.

Dia menjelaskan, saat kebakaran terjadi, sekolah masih dalam masa libur yang berlangsung mulai 2-9 April dalam rangka Perayaan Paskah. Berdasarkan informasi dari masyarakat, kata dia, api mulai mengepul sekitar pukul 10.30 wib.

Sampai saat ini, kata dia, belum ada kepastian mengenai penyebab kebakaran tersebut. Pihaknya masih menunggu hasil resmi dari penyelidikan yang dilakukan Laboratorium Forensik Polda Sumatera Utara.

“Memang ada banyak informasi yang beredar soal penyebab kebakaran. Tapi kita tidak percaya itu. Kita menunggu hasil penyelidikan kepolisian saja,” jelas dia.

Kegiatan Belajar Mengajar

Dia menjelaskan, hari pertama mulai kegiatan belajar mengajar, kegiatan belum langsung berjalan. Sebab, masih fokus melakukan pembersihan pada beberapa ruangan kelas.

Untuk kegiatan belajar mengajar, menggunakan tiga ruang yang masih tersisa dan dua ruangan SD Swasta BNKP yang berada dalam lokasi yang sama.

“Pelaksanaan Ujian Nasional (UN) juga berjalan dengan baik. Tidak ada kendala,” jelas dia. (EN)

Facebook Comments