Ilustrasi (hanya-kutipan.blogspot.com)

JAKARTA, NIASONLINE – Tiga kabupaten di Pulau Nias, yakni Kabupaten Nias Utara, Nias dan Nias Utara menempati urutan terendah tingkat kelulusan guru pada Uji Kompetensi Awal (UKA) se-Sumatera Utara (Sumut).

Ujian tersebut merupakan salah satu syarat untuk mengikuti program sertifikasi guru pada 2012.

“Persentase kelulusan terendah ditempati oleh Kabupaten Nias Utara dengan tingkat keluluasan 65,1%, Nias induk dengan keluluasan 63,04% dan Nias Selatan dengan tingkat keluluasan 49,1%,” ungkap Kepala Lembaga Penjamin Mutu Pendidikan (LPMP) Sumut Bambang Winarji di Medan, pada Jum’at (23/3/2012).

Tingkat keluluasan tertinggi dari 33 kabupaten/kota se-Sumut, ditempati oleh Pematang Siantar yang mencapai 92,7% atau 714 dari 770 peserta. Disusul oleh Sibolga yang mencapai 92,7% atau lulus 254 dari 274 peserta dan Tanjung Balai dengan keluluasan mencapai 92,4% atau 317 dari 343 peserta.

Dia menjelaskan, total guru se-Sumut yang tidak lulus UKA tersebut sebanyak 4.447 guru. Dengan demikian, yang tidak lulus tersebut otomatis tidak bisa mengikuti tahapan selanjutnya, yakni Pendidikan Latihan Profesi Guru (PLPG).

Dia menambahkan, bagi yang tidak lulus tersebut, masih menunggu keputusan dan petunjuk Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan apakah masih diperbolehkan ikut pada tahun depan atau tidak.

Sebelumnya, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Mohammad Nuh mengungkapkan, hasil UKA secara nasional menunjukkan Provinsi Sumut berada pada peringkat 25 dari 33 provinsi. Bahkan, lebih buruk lagi, salah satu kabupatennya, yakni Nias Selatan menempati posisi 10 besar daerah dengan nilai UKA terendah secara nasional. (EN/*)

Facebook Comments