Hekinus Manaö

JAKARTA, NIASONLINE – Setidaknya ada dua putra Nias yang ikut berlaga dalam seleksi Dewan Komisaris Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang sedang berlangsung. Yakni, Dr. Hekinus Manaö dan Dr. Edison Hulu.

Namun, berdasarkan pengumuman Panitia Seleksi kemarin (Selasa (6/3/2012), hanya Dr. Hekinus Manaö yang lolos pada seleksi tahap II. Seleksi tahap II ini merupakan seleksi kapabilitas calon.

Pemilihan calon Dewan Komisaris OJK ini memang terlihat ‘high class’. Sebab, tidak hanya karena superiornya lembaga yang dipimpin itu kelak dalam hal mengawasi jasa keuangan. Juga karena peserta yang meminati posisi itu sebagian besar adalah orang-orang yang malang melintang di bidang terkait. Bahkan, beberapa di antaranya masih menjabat pada posisi-posisi kunci di pemerintahan.

Pada seleksi tahap pertama, Panitia Seleksi meloloskan 87 nama. Namun, pada seleksi tahap II, hanya meloloskan 38 nama. Di antaranya, Dr. Hekinus Manaö yang saat ini masih menjabat sebagai salah satu petinggi Bank Dunia di Amerika Serikat. Sementara Dr. Edison Hulu masuk dalam daftar 39 nama yang tidak lolos ke tahap berikutnya.

Dr Hekinus Manaö sendiri merupakan salah satu tiga nama yang berasal dari lingkungan Kementerian Keuangan. Dua nama lainnya adalah Dirjen Pengelolaan Utang Rahmat Waluyanto, Mantan Sekjen Kementerian Keuangan Mulia Nasution.

Selanjutnya, seperti diungkapkan Menteri Keuangan Agus Martowardojo, 38 nama yang lolos seleksi kapabilitas tersebut akan memasuki seleksi tahap III berupa tes kesehatan.
OJK adalah sebuah lembaga baru yang dibentuk sebagai amanat undang-undang. OJK akan mengambil alih peran pengawasan sektor keuangan yang selama ini dikelola Bank Indonesia maupun oleh Kementerian Keuangan.

Dalam praktiknya, OJK akan mengawasai sektor keuangan yang kini mengelola dana masyarakat sekitar Rp 7.000 triliun. Yakni, terdiri dari dana yang disimpan di perbankan sekitar Rp 3.000 triliun, pasar modal sekitar Rp 3.000 triliun, industri asuransi sekitar Rp 400 triliun, dana pensiun Rp 250 triliun, dan reksadana Rp 300 triliun.

Hanya koperasi dan BMT yang tidak masuk dalam cakupan pengawasan lembaga super di sektor keuangan tersebut.

Berikut nama calon peserta yang lolos seleksi Tahap II

1. Achjar Iljas
2. Anggito Abimanyu
3. Chandra Martha Hamzah
4. Deswandhy Agusman
5. Endang Kussulanjari
6. Erry Firmansyah
7. Firdaus Djaelani
8. Frans Y Sahusilawane
9. Handoyo Sudradjat
10. Hasan Zein Mahmud
11. Hekinus Manaö
12. I Wayan Agus Mertayasa
13. Ilya Avianti
14. Isa Rachmatarwata
15. Kemal Azis Stamboel
16. Kusumaningtuti
17. M. Noor Rachman
18. Mulabasa Hutabarat
19. Mulia Panusunan Nasution
20. Muliaman Darmansyah Hadad
21. Mulya Sffendi Siregar
22. Nelson Tampubolon
23. Ngalim Sawega
24. Nurhaida
25. Ogi Prastomiyono
26. Oni Syahroni Priatna
27. Parikesit Suprapto
28. Peter Benyamin Stok
29. Purwantari Budiman
30. Rahmat Waluyanto
31. Rijani Tirtoso
32. Riswinandi
33. Robertus Bilitea
34. Robinson Simbolon
24. Sahala Lumban Gaol
25. Sidharta Utama
26. Umar Juoro
38. Yunus Husein (EN/*).

Facebook Comments