Rasio Polisi Nias 1 Banding 1.019 Warga

Wednesday, November 30, 2011
By susuwongi

Gunungsitoli, (Analisa). Kapolres Nias mengatakan, situasi umum Polres Nias pada saat ini menangani 4 Kabupaten/Kota dengan jumlah personil sebanyak 458 orang. Jumlah itu tidak sebanding dengan jumlah penduduk sebanyak 466.630 jiwa atau rasio 1:1.019. Idealnya sesuai dengan ketentuan PBB, personil Kepolisian harus berbanding 1:400 dengan jumlah penduduk.

Hal itu diungkapkan Kapolres Nias AKBP Mardiaz K Dwihananto SIK MHum di acara tatap muka dengan camat dan kepala desa se Kabupaten Nias. di lantai III Kantor Bupati Nias. Senin, (28/11).

Keterbatasan inilah selanjutnya yang menjadi dasar pertemuan tersebut di atas dimana diharapkan dengan adanya tatap muka langsung antara Polres Nias dengan Camat dan Kepala Desa se Kabupaten Nias akan timbul keterbukaan dan sinergitas, pertukaran informasi serta peran aktif Camat dan Kepala Desa dalam mendukung kinerja Kepolisian Resor Nias untuk menciptakan situasi keamanan yang kondusif di wilayah Kabupaten Nias.

Di samping itu, dengan adanya pertemuan ini diharapkan para Camat dan Kepala Desa merespon dan memasilitasi setiap laporan warganya yang menyangkut kejadian tindak pidana atau pelanggaran lainnya dengan menghubungi nomor call Center Pejabat Polres Nias sehingga laporan tersebut memiliki validitas karena dapat menjamin keamanan dan keberadaan personil Polri yang turun ke Tempat Kejadian Perkara untuk merespon laporan tersebut.

Pada kesempatan tersebut, Kapolres Nias AKBP Mardiaz Kusin Dwihananto SIK MHum memberikan apresiasi atas upaya Pemko Gunungsitoli dalam memasilitasi kegiatan pertemuan antara Polres Nias dengan Camat dan Kepala Desa se Kabupaten Nias yang merupakan tindaklanjut dari pertemuan Rapat Koordinasi Muspida Plus Kabupaten Nias, Kota Gunungsitoli, Kabupaten Nias Barat dan Kabupaten Nias Utara Dalam Rangka Sinergitas Aparat Gakkum, Pemda dan Teritorial Guna Mewujudkan Situasi Kamtibmas Yang Kondusif yang telah dilaksanakan pada hari Kamis 11 Agustus 2011 lalu. di aula kamtibmas Polres Nias.

Seiring dengan meningkatnya Tindak Pidana Perjudian jenis Togel, Kapolres Nias menyampaikan, para Kepala Desa hendaknya proaktif dalam menginformasikan hal tersebut jika ditemukan di Desanya. Kepala Desa senantiasa harus memberi teguran kepada warganya sebagaimana orangtua menegur anaknya bilamana ditemukan adanya indikasi perjudian jenis Togel di kampungnya.

Hidupkan Lampu

Terkait program Lalu Lintas Polri dalam penggunaan Helm SNI dan penyalaan lampu utama di siang hari (Light On), Kapolres Nias mengimbau kepada peserta acara yang hadir untuk mendukung program tersebut dikarenakan hal ini telah tercantum dalam UU Lalu Lintas Nomor 22 Tahun 2009 dan penerapannya telah dilakukan secara nasional sehingga pelanggaran terhadap kedua hal tersebut nantinya akan mendapatkan sanksi yang tegas dari Satuan Lalu Lintas yang melaksanakan razia ranmor di jalan.

Sementara dalam pemberantasan peredaran narkoba, Kapolres Nias menjelaskan, sejak bulan Januari 2011 telah dilakukan pengungkapan 11 kasus narkoba dimana 5 tersangka merupakan personil Polres Nias sendiri. Hal ini bukan merupakan suatu kebanggaan namun merupakan bukti komitmen Polres Nias untuk melakukan Pembersihan Internal sebelum melakukan penegakan hukum di masyarakat sebagaimana atensi Kapoldasu.

Bupati Nias Sokhiatulo Laoli dalam sambutannya menyampaikan, kegiatan Pertemuan kali ini sangat bermanfaat bagi perkembangan wilayah Kabupaten Nias. Para Kepala Desa diharapkan menjadi contoh teladan bagi warganya terutama dalam mendukung kinerja Polres Nias dan penerapan etika berlalu lintas yang benar.

Para Kepala Desa hendaknya menjadi pemimpin wilayah yang memiliki wibawa dan mampu melakukan perubahan ke arah yang lebih baik, bukan justru menjadi bagian dari masalah seperti melakukan beking judi togel ataupun menjadi mafia kasus Tindak Pidana di wilayahnya.

Terkait keberadaan penyulingan minuman tuak atau lebih dikenal sebagai “Tuak Nifaro” yang seringkali menjadi pemicu terjadinya tindak pidana ataupun Laka Lantas, Bupati Nias beserta staf saat ini sedang melakukan kajian tentang keberadaan minuman keras tersebut. Direncanakan ke depan akan dibentuk pabrikan pengolahan “Tuo Nifaro” yang memiliki standar kesehatan sesuai dengan Peraturan Pemerintah, untuk menjadi oleh-oleh khas Nias sehingga memberikan kontribusi untuk perekonomian masyarakat.

Turut hadir pada kesempatan itu, Bupati Nias Sokhiatulo Laoli, Wakil Bupati Nias Arosokhi Waruwu, Ketua Pengadilan Negeri Gunungsitoli Edison SH, MH. Kasat Binmas Polres Nias AKP Drs. A.E. Telaumbanua, MH, Kasat Lantas AKP M. Nasir Tanjung, SH, dan Kasat Narkoba AKP H. Sinambela. (kap)

Sumber: Analisa Daily

Leave a Reply

Comment spam protected by SpamBam

Kalender Berita

November 2011
M T W T F S S
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
282930