Luapan Air di Sungai Nou. Foto Diambil pada 29/11/2011 dari Sisi Mudik. Tampak rumah-rumah di seberang sungai digenangi air sekitar 1 meter. (Foto: Beza Lase)

JAKARTA, NIASONLINE – Hari ini kota Gunungsitoli kembali diguyur hujan. Namun, curah hujan tidak sebesar yang turun kemarin yang menyebabkan banjir akibat meluapnya sungai Nou. Hujan hari ini kembali menaikkan tinggi luapan air, namun tidak setinggi banjir sehari sebelumnya.

“Dari pagi gerimis saja, tapi siang tadi mulai lebih deras. Airnya kembali naik, tapi tidak setinggi banjir kemarin. Mungkin sekitar seperempatnya saja,” ujar Dewi, salah satu warga yang tinggal di sekitar Sungai Nou di sisi Mudik kepada Nias Online, Rabu (30/11/2011).

Dia mengatakan, banjir yang terjadi kemarin menyebabkan beberapa bagian di kota Gunungsitoli tergenang dengan ketinggian bervariasi, 50 cm sampai 1,5 meter. Namun, hari ini, kondisi sudah mulai terlihat normal karena air sudah mulai surut sekitar pukul 21.00 Wib semalam.

Pemerintah Kota Gunungsitoli juga telah melakukan berbagai upaya penanganan korban banjir melalui Badan Penanggulangan Bencana. Akibat banjir tersebut, ratusan kepala keluarga sempat mengungsi di beberapa tempat yang lokasinya lebih tinggi dan aman dari banjir.

Banjir kali ini, bukanlah yang pertama kali. Sungai Nou yang membelah kota Gunungsitoli itu, sudah sering meluap, selama beberapa tahun terakhir. Namun, tidak ada tanda-tanda penanganan yang sistematis oleh pemerintah daerah untuk mengatasi berulangnya luapan banjir.

Luapan Air di Sungai Nou. Foto Diambil pada 29/11/2011 dari Sisi Mudik. (Foto: Beza Lase)

Sementara itu, dihubungi terpisah, kepada Nias Online, Kepala Dinas Kesehatan Kota Gunungsitoli Edison Ziliwu mengatakan, sampai saat ini tidak ada korban jiwa yang timbul akibat banjir tersebut. (EN)

Facebook Comments