Bernard Klarifikasi Pernyataannya Tentang Warga Desa Bawömataluo di Tribun Medan

Tuesday, November 22, 2011
By susuwongi

JAKARTA, NIASONLINE – Area Manager Yayasan Obor Berkat Indonesia (OBI)-Nias, Bernard, melalui situs www.tribun-medan.com, telah mengklarifikasi pernyataannya pada berita berjudul “Orientasi Warga Desa Bawomataluwo Kabupaten Nias Selatan Selalu Uang” yang ditayangkan di situs itu pada Kamis, 17 November 2011, pukul 00:51 WIB.

Berikut ini kami kutipkan secara utuh pernyataan klarifikasi tersebut, seperti dimuat di situs www.tribun-medan.com dengan judul Surat Klarifikasi Atas Berita “Kesehatan dan Pendidikan Masalah Serius di Nias”, yang ditayangkan pada Senin (21/11/2011), pukul 18:27 WIB.

Surat Klarifikasi Atas Berita “Kesehatan dan Pendidikan Masalah Serius di Nias”

Rekan Medan yang terhormat, Terkait berita “Kesehatan dan Pendidikan Masalah Serius di Nias” yang dipublikasikan Tribun-medan.com pada 17 November 2011 pukul 00.45 WIB, salah satu wartawan Trubun Medan terdapat kutipan Yayasan Obor Berkat Indonesia (Berkat) di http://medman.tribunnews.com/2011/11/17/kesehatan-dan-pendidikan-masalah-serius-di-nias dan sudah terbit juga di http//niasonline.net/2011/11/17/kesehatan-dan-pendidikan-masalah-serius-di-nias/

“Pendidikan dan kesehatan yang kurang baik, menjadi ekspos utama di beberapa kawasan ini. Seperti penuturan Area Manager Yayasan Obor Indonesia (OBI) cabang Nias, Bernart, Rabu (16/11).

Ditemui saat berada di Hotel Soliga Jalan Diponegoro, Gunung Sitoli, Nias, ia mengaku dari dua masalah tadi yang menjadi masalah kritis sebenarnya di segmen kesehatan. Ekonomi masyarakat yang belum layak, ditambah akses menuju lokasi warga yang cukup sulit, membuat distribusi pakan yang pantas tidak bisa terpenuhi.

“Kalau mencari orang kaya di Nias ini cukup mudah. Tetapi jika mencari orang miskin cukup sulit. Mereka umumnya berada di hutan atau perkampungan yang lokasinya sangat sulit ditempug baik memalui jalan kaki maupun menggunakan mobil off road,” ungkapnya.

OBI yang bergerak dalam bidang kesehatan dan pendidikan di Nias, melihat meski mereka memberikan sosialisasi dan pemahaman dalam hal kesehatan termasuk memberikan bantuan, tidak terprogres dengan baik.

“Sia-sia tidak, tetapi harusnya ada keberlanjutan yang ditanggapi pemerintaj lokal dari apa yang kami lakukan. Memang benar, masalah kesehatan yang terjadi di Nias ini sudah lintas sub dinas. Artinya, jika kesehatannya kita bantu, bagaimana dengan ekonomi dan pendidikannya yang masih ambigu,” ujarnya.(Irf/tribun-medan.com).

Selain itu, terdapat berita berjudul “warga desa Bawomataluo Kecam Keras Pernyataan Pimpinan Yayasan OBI-Nias” di http://niasonline.net/2011/11/17/warga-desa-bawomataluo-kecam-keras-pernyataan-pimpinan-yayasan-obi-nias/yang dikutip dari Tribun Medan oleh jurnalis yang sama dan di hari yang sama.

Kami dari pihak Yayasan Obor Berkat Indonesia (OBI) menyatakan bahwa kutipan tersebut tidap pernah dilakukan oleh Area Manager Yayasan OBI, Bernad, pada saat Kunjungan Media ke Nias dalam rangka program Tango Peduli Gizi Anak Indonesia 2011.

Dalam hal ini, kami ingin menegaskan bahwa Yayasan OBI bekerjasama baik dengan Pemerintahj dikepulauan Nias dan mendukung program pemerintah setempat, dan juga program Tango Peduli Gizi Anak Indonesia dan program Yayasan OBI lainnya.

Salam Hormat, Bernad Yayasan Obor Berkat Indonesia

Penulis : Irfan Azmi Silalahi
Editor : Irfan Azmi Silalahi
Sumber : Tribun Medan

——

Catatan dan Klarifikasi Redaksi Nias Online:

1. Dengan adanya klarifikasi yang kami kutip dari situs www.tribun-medan.com ini, juga sebagai kesempatan hak jawab bagi pihak-pihak terkait dalam berita itu di situs ini. Dengan itu, berita dengan judul “Orientasi Warga Desa Bawomataluwo Kabupaten Nias Selatan Selalu Uang” dianggap telah diluruskan dan selesai.

2. Namun, untuk menghindari kesalahpahaman, kami perlu menjelaskan beberapa hal:

a. Pemuatan berita tanggapan atas berita www.tribun-medan.com dengan judul: “Orientasi Warga Desa Bawomataluwo Kabupaten Nias Selatan Selalu Uang” di situs ini tidak untuk maksud menyerang atau memojokkan seseorang atau sekelompok orang, lembaga, dll. Semata-mata untuk menindaklanjuti informasi yang pada dirinya sendiri memang perlu ditanggapi oleh pihak-pihak terkait yang tersorot di berita itu.

b. Pemicu kecaman itu adalah berita yang dimuat di www.tribun-medan.com tersebut. Bukan situs www.niasonline.net yang menindaklanjuti informasi dalam berita itu. Juga, yang dipersoalkan pada berita itu, bukan kinerja dan kegiatan Yayasan Obor Berkat Indonesia (OBI) ataupun Area Managernya atas nama Benard di Pulau Nias. Tetapi, pernyataan-pernyataan yang dikutip oleh media www.tribun-medan.com dengan narasumber Area Manager OBI-Nias, Bernard yang kemudian ditayangkan dengan judul “Orientasi Warga Desa Bawomataluwo Kabupaten Nias Selatan Selalu Uang”.

Sedangkan berita dengan judul “Kesehatan dan Pendidikan Masalah Serius di Nias”, tidak pernah dipersoalkan. Hal itu terlihat dari tidak adanya tanggapan krusial pada berita itu yang kami tayangkan ulang di situs ini sebagai bahan informasi kepada masyarakat Pulau Nias.

Bila akhirnya Bernard mengklarifikasi bahwa dia tidak pernah mengatakan pernyataan-pernyataan itu dalam berita dengan judul “Orientasi Warga Desa Bawomataluwo Kabupaten Nias Selatan Selalu Uang” itu, maka dengan sendirinya persoalan dalam pemberitaan itu telah diluruskan.

c. Berita “Orientasi Warga Desa Bawomataluwo Kabupaten Nias Selatan Selalu Uang” itu, ketika dikutip dan ditampilkan linknya, per hari penayangan dan setelahnya masih bisa diakses langsung ke situs www.tribun-medan.com. Kemudian, pada hari Minggu (20/11/2011), berdasarkan informasi salah satu pengunjung, dan sebagaimana juga redaksi alami ketika mencobanya, diketahui bahwa link itu tidak bisa lagi diakses. Kami tidak tahu sepenuhnya kenapa link berita itu mendadak tidak bisa diakses.

Namun, untuk menghindari tudingan kepada Redaksi Nias Online yang mempertanyakan kredibilitas berita yang dikutip itu karena link yang kami berikan tidak bisa diakses, redaksi telah mengantisipasi dengan menyimpan copy-an berita itu. Baik dalam bentuk print, maupun file. Salinan asli berita itu, juga tetap dapat diperoleh dan diakses karena masih disimpan dengan rapi oleh Google yang dapat diakses di sini: http://webcache.googleusercontent.com/search?q=cache:DPfiRns77SEJ:medan.tribunnews.com/2011/11/17/orientasi-warga-desa-bawomataluwo-kabupaten-nias-selatan-selalu-uang+%E2%80%9COrientasi+Warga+Desa+Bawomataluwo+Kabupaten+Nias+Selatan+Selalu+Uang%E2%80%9D.&cd=1&hl=id&ct=clnk&gl=id&client=firefox-a

Dengan itu, Redaksi Nias Online menegaskan bahwa berita dengan judul “Orientasi Warga Desa Bawomataluwo Kabupaten Nias Selatan Selalu Uang” benar adanya dan berdasarkan sumber yang bisa dipertanggungjawabkan.

d. Kami juga berharap, sebagaimana para pembaca yang setia juga harapkan, kejadian ini menjadi pelajaran dan pengalaman untuk saling memperbaiki diri.

Ya’ahowu

Redaksi

2 Responses to “Bernard Klarifikasi Pernyataannya Tentang Warga Desa Bawömataluo di Tribun Medan”

  1. 1
    HT Says:

    Yaahowu

    dari pengalaman ini, mari kita semua saling belajar dan introspeksi diri
    tidak saling menyalahkan, memomojokkan dan mencela.
    alangkah lebih baiknya kita bisa menahan diri untuk memberikan komentar-komentar yang tidak mendatangkan kebaikan dan keuntungan untuk kemajuan pulau nias.

    untuk niasonline,kiranya dapat menyeleksi komentar-komentar dan tanggapan yang memojokkan,mencela sehingga media ini tidak dimanfaatkan oleh orang-orang yang tidk bertanggungjawab,dan niasonline tidak hanya dipenuhi oleh komentar yang saling meyalahkan, momojokkan tapi komentar, ide yang kreatif untuk kemajuan pulau nias

  2. 2
    Iwan Says:

    klarifikasi tambahan untuk artikel yg kami publish tgl 17 nov 2011

    http://medan.tribunnews.com/2011/11/22/surat-bantahan-dari-area-manager-obi-cabang-nias-bernard

Leave a Reply

Comment spam protected by SpamBam

Kalender Berita

November 2011
M T W T F S S
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
282930