Medan, 9/11 (ANTARA) – Dinas Pertanian Provinsi Sumatera Utara menyiapkan lokasi penangkaran benih di Kecamatan Teluk Dalam, Kabupaten Nias Selatan untuk meningkatkan produksi pertanian di Kepulauan Nias.

Kepala Dinas Pertanian Sumut HM Roem ketika dihubungi ANTARA di Medan, Rabu, mengatakan, lokasi penangkaran tersebut disiapkan seluas lima hektare di Nias Selatan.

Asumsi per hektare mampu menghasilkan empat ton benih, maka penangkaran yang disiapkan tersebut akan menghasilkan sekitar 20 ton benih.

Melalui kebutuhan benih sekitar 25 Kg untuk setiap hektare, maka jumlah benih 29 ton yang ditangkarkan tersebut akan mampu memenuhu kebutuhan untuk 800 hektare sawah.

Untuk melaksanakan penangkaran tersebut, pihaknya telah melatih 10 petugas dan penyuluh di Balai Benih Induk di Tanjung Morawa, Kabupaten Deli Serdang.

“Pada tahun 2012, penangkaran itu sudah akan dimulai,” katanya.

Dinas Pertanian Sumut sengaja mengonsentrasikan penangkaran benih tersebut di Nias Selatan karena daerah itu memiliki potensi pertanian yang sangat baik.

Setelah program penangkaran itu sukses, Dinas Pertanian Sumut akan menyiapkan lokasi penangkaran benih lain di Kepulauan Nias yang terdiri dari empat kabupaten dan satu kota.

“Nias Selatan hanya contoh dan ‘pioneer’ (perintis). Setelah sukses, kegiatannya akan dilaksanakan di daerah lain,” katanya Roem.

Menurut dia, Dinas Pertanian Sumut sengaja menyiapkan penangkaran benih tersebut karena petani di Kepulauan Nias selama ini selalu membeli benih dari daerah luar.

Disebabkan berasal dari daerah luar dan dibawa dengan transportasi kapal, petani di Kepulauan Nias terpaksa harus mengeluarkan biaya yang lebih besar untuk mendapatkan benih.

Padahal dalam kenyataannya, Kepulauan Nias memiliki sumber daya alam yang sangat bagus untuk menjadi lokasi pertanian guna mendukung ketahanan pangan.

Namun, karena kurang diberdayakan terutama dalam penyediaan benih, produksi pertanian di Kepulauan Nias selalu kalah banyak jika dibandingkan daerah lain, khususnya dari daerah yang berada di pantai timur Sumut.

Selain penangkaran benih, Dinas Pertanian Sumut juga berupaya mengenalkan dan memanfaatkan berbagai varietas unggulan untuk ditanam di Kepaluan Nias.

“Dulu, produksinya rendah karena masing menggunakan varietas lokal,” kata Roem.

Sumber: Antara Sumut

Facebook Comments