KMP Raja Enggano Sedang Sandar di Pelabuhan Teluk Dalam (foto: Herman Waruwu)

JAKARTA, NIASONLINE – Perjuangan pemerintah daerah (Pemda) Nias Selatan (Nisel) untuk mendapatkan ‘hak’nya agar wilayahnya kembali dilayari oleh kapal penyeberangan (ferry) akhirnya tercapai.

Mulai Selasa (25/10/2011) KMP Raja Enggano melakukan pelayaran perdana dari Sibolga dan tiba di pelabuhan Teluk Dalam pada Rabu (26/20/2011) sekitar pukul 09.00 Wib. Bupati Nisel, Kapolres dan Ketua DPRD Nisel tampak menyambut kedatangan kapal tersebut. Kapal ferry tersebut, menggantikan KMP Pulau Tello yang sudah ditarik dari rute tersebut, sekitar setahun yang lalu.

“Puji Tuhan, Kementerian Perhubungan (Kemhub) merealisasikan pelayaran ferry ke Teluk Dalam. Sebelumnya, kita berjuang terus ke sana untuk mengembalikan hak-hak kita setelah penarikan KMP Pulau Tello,” ujar Bupati Nisel Idealisman Dachi kepada Nias Online yang dihubungi melalui telpon selulernya dari Jakarta, Jum’at (28/10/2011).

KMP Pulo Tello sendiri sebenarnya awalnya merupakan bantuan Menteri Perhubungan RI kepada pemerintah dan masyarakat Nias Selatan (Nisel) untuk rute pelayaran Pelabuhan Teluk Dalam ke Pulau Tello. KMP Pulau Tello berlayar perdana pada Kamis (2/7/2009). Namun, kemudian kapal itu ditarik dan dialihkan ke rute lain dan menyebabkan terhentinya pelayaran ke Nisel.

Selanjutnya, mulai minggu depan, kata Bupati Idealisman, KM Raja Enggano melayari rute Teluk Dalam-Sibolga PP sebanyak tiga kali dalam seminggu.

Dia menjelaskan, kebutuhan kapal ferry ke Nisel sangat mendasar. Sebab, tanpa adanya kapal itu, arus barang dari Sibolga ke Nisel melalui Teluk Dalam menjadi terganggu. Akibatnya pada harga barang yang akhirnya membebani masyarakat.

“Kehadiran kapal ini akan sangat berdampak bagi perekonomian masyarakat Nisel. Arus barang keluar masuk akan lancar,” jelas dia.

Tidak hanya satu kapal itu, kata dia, pemda Nisel juga sedang mengusahakan penambahan satu unit kapal ferry lagi. Dia memerkirakan, sekitar akhir tahun ini, kapal kedua sudah masuk ke rute yang sama. Dengan kedatangan kapal yang kedua, kata dia, maka frekuensi pelayaran dari Teluk Dalam-Sibolga akan berlangsung setiap hari. (EN)

Facebook Comments