Gunungsitoli, (Analisa). Setelah melakukan penyidikan dan gelar perkara akhirnya Polres Nias menahan dua tersangka dalam dugaan kasus tindak pidana korupsi penyaluran subsidi minyak goreng di Kabupaten Nias tahun 2008, Rabu, (19/10) malam.
Dua tersangka SHLY selaku Direktris PT. EP dan DMN SE sebagai Kadis Perindustrian, Perdagangan, Pertambangan dan Energi Kabupaten Nias TA 2008 selaku Ketua Tim Verifikasi Penyaluran Subsidi Minyak Goreng di Kabupaten Nias 2008.

Kapolres Nias AKBP Mardiaz Khusin Dwihanto S.Ik. M.Hum, Kamis, (20/10) melalui telphon selulernya membenarkan telah ditetapkan dan ditahannya kedua tersangka tersebut di Mapolres Nias guna penyidikan lebih lanjut.

Kapolres Nias menjelaskan, awal penyelidikan kasus tersebut didasarkan pada laporan hasil Audit Investigatif BPKP Perwakilan Provinsi Sumatera Utara atas Kegiatan Penyaluran Subsidi Minyak Goreng di Kabupaten Nias Tahun Anggaran 2008 dengan Nomor : LHAI-2092/PW02/5/2010 tanggal 04 Mei 2010.

Selanjutnya, pihaknya meningkatkan ke tahap penyidikan, dalam hasil pelaksanaan gelar perkara kasus tersebut dapat dipastikan telah terjadi kerugian negara dalam Penyaluran Subsidi Minyak Goreng di Kabupaten Nias TA. 2008. Terjadi kerugian negara sebesar Rp.473.555.000 dari dana yang dianggarkan oleh Pemerintah sebesar Rp.690.565.055 untuk penyaluran Minyak Goreng Bersubsidi di wilayah Kabupaten Nias pada tahun 2008.

Kapolres Nias menambahkan, pihaknya tetap atensi mengenai kasus korupsi yang menyengsarakan rakyat. Saat ini Polres Nias sedang melakukan penyelidikan terhadap 14 kasus korupsi.

Dari 14 kasus di antaranya, dugaan korupsi pekerjaan pematangan lahan Kantor Bupati Nias 2007.  Dugaan korupsi dalam pemalsuan tandatangan Bendahara Umum Daerah (BUD) Kabupaten Nias Barat. Dugaan korupsi penggunaan Dana BOS SMPN 1 Gidö dan Terbuka 1 Gidö TW. I dan TW. II 2011. Dugaan korupsi pada Pembangunan Garasi dan Pos Jaga pada rumah Mantan Pj. Bupati Nias Utara 2010. (kap)

Sumber: www.analisadaily.com – Senin 24 Oktober 2011

Facebook Comments