Kepala Desa Bawömataluo Ariston Manaö (Foto. Etis Nehe/www.niasonline.net)

JAKARTA, NIASONLINE – Lima desa dari Kabupaten Nias Selatan mendapat penghargaan dari Kementerian Hukum dan HAM sebagai Desa Sadar Hukum. Penyerahan Medali dan Prasasti kepada para kepala desa tersebut, dilaksanakan di Hotel Grand Angkasa, Medan, Sumatera Utara pada Jum’at (24/6/2011).

“Dari 16 desa yang terpilih di Sumatera Utara, lima desa dari Pulau Nias. Semuanya dari Nias Selatan. Menteri Hukum dan HAM Patrialis Akbar langsung yang menyerahkan Medali Anubhawa Sasana Desa dan Prasasti Desa Sadar Hukum kepada para kepala desa dari desa-desa tersebut,” ujar Kepala Desa Bawömataluo Ariston Manaö kepada Nias Online saat dihubungi di Medan melalui telepon selulernya, Sabtu (25/6/2011).

Kelima desa itu adalah Desa Bawömataluo dan Desa Lagundri, keduanya dari Kecamatan Fanayama. Kemudian, Desa Bawögosali dari Kecamatan Maniamölö, Desa Orahili Gomo Kecamatan Umbu Nasi dan Desa Mondrowe dari Kecamatan Lahusa.
Pada penyerahan penghargaan itu, pada kepala desa didampingi oleh Wakil Bupati Hukuasa Ndruru dan beberapa pejabat Pemda Nias Selatan.

Dia menjelaskan, lima kriteria yang harus dipenuhi untuk pemilihan itu. Pertama, tingkat kelunasan pajak (PBB), kedua, tidak terdapat perkawinan di bawah umur; ketiga, tidak ada kasus narkoba; keempat, kebersihan lingkungan; dan kelima, ketertiban dan keamanan.

Ariston menjelaskan, pemberian penghargaan itu, juga mencakup penilaian kinerja aparatur pemerintahan desa. Menurut dia, penghargaan tersebut, sejauh yang dia tahu, merupakan yang pertama kali untuk desa Bawömataluo. Dia juga mengungkapkan, tanggungjawab ke depan adalah mempertahankan pencapaian itu. Dia juga mengaku tidak menduga ketika mendapat undangan soal penghargaan itu.

“Ini akan mendorong dan memotivasi kami untuk melakukan yang lebih baik lagi. Pencapaian ini, nanti juga akan disampaikan dalam musyawarah desa karena untuk mencapai semua ini membutuhkan dukungan semua pihak di desa,” jelas dia.

Dia menambahkan, menurut informasi, dari 16 desa yang terpilih dari Sumatera Utara itu, akan diseleksi lagi untuk diikutsertakan pada pemilihan Desa Sadar Hukum tingkat nasional. (EN)

Facebook Comments