Bawömataluo, Nias Selatan – Wakil Bupati Nias Selatan (Nisel) Hukuasa Ndruru mengharapkan, ke depan pejabat-pejabat teras di Nisel tidak ada lagi yang panggil, diperiksa dan dihukum karena kasus korupsi.

“Sudah beberapa orang SKPD tersangkut kasus korupsi. Kami harapkan sudah tidak ada lagi yang dihukum karena korupsi. Saya sendiri nyatakan, kepada Kapolres Nisel, kalau saya melakukan korupsi, tidak perlu pakai izin sekalipun, silakan memeriksa dan tankap saya,” ujar Hukuasa usai membuka Pagelaran Budaya Bawömataluo 2011 di Desa Bawömataluo, Kecamatan Fanayama, Kabupaten Nias Selatan, Sabtu (14/5/2011).

Dia menjelaskan, saat ini, pada masa kepemimpinan mereka yang dipimpin Bupati Nisel Idealisman Dachi, menerapkan prinsip open management. Semua pengelolaan pemerintah dan penggunaan anggaran harus transparan. Siapapun, kata dia, bisa melihat penggunaan anggaran.

“Tidak boleh ada mark up-mark up lagi,” tegas dia.

Sebelumnya, selama masa kepemimpinan bupati sebelumnya, sejumlah pejabat setingkat kepala dinas ditahan polisi. Beberapa sudah dan sedang menjalankan vonis pidananya. Juga ada yang masih dalam pemeriksaan dan sedang ditahan aparat hukum karena tindak pidana korupsi. (EN)

Facebook Comments