JAKARTA, Nias Online – Terhitung sejak 28 Maret 2011, Kabupaten Nias Selatan (Nisel) tidak dipimpin oleh Bupati dan Wakil Bupati definitif. Saat ini, Nisel dipimpin oleh Pelaksana Harian (Plh) Solistis Dachi. Padahal, bupati dan wakil bupati terpilih hasil Pilkada pada akhir tahun lalu sudah ada dan tinggal menunggu pelantikan yang seharusnya pada 28 Maret 2011.

“Penundaan itu karena ada keterlambatan pengajuan dari kantor Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) ke Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Saat yang sama, Mendagri juga sedang umroh sampai 30 Maret 2011. Saya sudah bicara dengan pejabat dari Ditjen Otda Kemendagri yang membenarkan mengenai keterlambatan pengajuan dari kantor Gubsu itu. Dan saat ini, SK tersebut sedang diproses dan tinggal menunggu tandatangan Mendagri usai pulang Umroh,” ujar anggota Komisi II DPR RI Yasonna H Laoly kepada Nias Online di Jakarta, Rabu (30/1/2011).

Karena itu, Yasonna juga yakin bahwa SK itu sudah ditandatangan dalam beberapa hari mendatang dan akan diikuti dengan pelantikan. Dia juga menduga, keterlambatan itu bisa saja terjadi dari proses administrasi oleh DPRD Nias Selatan.

Dia juga menilai rencana pelantikan kepala daerah Nisel agar bersamaan dengan pelantikan kepala daerah Kotamadya Gunungsitoli, Nias Utara dan Nias Barat merupakan hal yang baik. Sebab, jarak masa pilkada dengan daerah-daerah itu tidak jauh. Sehingga ke depan, memungkinkan untuk pelaksanaan pilkada serentak di Pulau Nias.

Sebelumnya, kepada Nias Online, Bupati terpilih Nias Selatan Idealisman Dachi membenarkan adanya penundaan pelantikan diri bersama wakil bupati terpilih Hukuasa Ndruru. Alasannya, karena Mendagri sedang umroh dan juga rencana untuk pelantikan serentak tiga kepala daerah lainnya di Pulau Nias. Dia juga yakin penundaan itu hanya akan berlangsung dalam hitungan hari.

Sementara itu, anggota KPUD Nisel Deskarnial Zagötö mengatakan, hingga kemarin, pihaknya belum mendapat pemberitahuan resmi soal penundaan itu beserta alasannya. Juga tidak ada pemberitahuan kapan pelantikan akan dilaksanakan. (EN)

Facebook Comments